LSI Sebut Alasan Ganjar-Mahfud Ranking 3: Suara Pemilih PDIP Tak Solid
Lembaga Survei Indonesia (LSI) menggambarkan salah satu penyebab pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 3 Ganjar Prabowo-Mahfud MD menempati posisi buncit di perhitungan sementara Pilpres 2024.
Direktur Eksekutif LSI Djayadi Hanan mengatakan salah satu faktor yang menyebabkan Ganjar-Mahfud berada di posisi terakhir lantaran tak mampu mempertahankan pemilih Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
“Karena mereka tidak mampu mempertahankan loyalitas pemilih PDIP untuk memilih pasangan yang diajukan oleh PDIP,” kata Djayadi dalam paparannya yang disiarkan secara daring, Minggu (25/2).
Dari hasil survei LSI, hanya 57% responden pemilih PDIP yang memilih Ganjar-Mahfud. Sedangkan 34,8% memutuskan untuk memilih Prabowo-Gibran.
Selain itu, erdasarkan temuan LSI, terdapat pula migrasi pemilih Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019 yang mengalihkan dukungannya untuk Prabowo-Gibran dan juga Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.
Dari temuannya, didapati hasil sejumlah 66% pemilih Jokowi-Ma’ruf pada 2019 mengalihkan dukungannya untuk pasangan Prabowo-Gibran.
“Sedangkan sebagian dari pemilih Jokowi-Ma’ruf yang non-PDIP itu sebagian berpindah ke pasangan Anies walaupun tidak sebanyak yang dialami oleh 02," kata Djayadi.
Djayadi juga memaparkan temuan LSI yang menunjukkan Prabowo-Gibran unggul di semua wilayah, kecuali DKI Jakarta. Di Ibu Kota, suara Anies Baswedan masih mengungguli paslon lain.
"Di wilayah Sumatera, wilayah Banten wilayah Jawa Barat, wilayah Jawa Tengah DIY, wilayah Jawa Timur, lalu Bali, NTT, kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua itu semua cenderung paslon 02," katanya.
Survei tersebut dilakukan lima hari setelah pelaksanaan pemilu dan pilpres 14 Februari 2024, yakni pada 19-21 Februari dengan metode random digit dialing (RDD). RDD adalah teknik memilih sampel melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak.
Jumlah responden yang berhasil diwawancarai berjumlah 1.211 orang, warga negara Indonesia (WNI) berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Margin of error survei diperkirakan ±2,9% pada tingkat kepercayaan 95%, asumsi simple random sampling.
