Prabowo Siap Buka Hubungan Diplomatik Bila Israel Akui Negara Palestina

Muhamad Fajar Riyandanu
28 Mei 2025, 17:21
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri China Li Qiang di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/5/2025).
ANTARA FOTO/Galih Pradipta/Lmo/tom.
Presiden Prabowo Subianto (tengah) berjalan untuk melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri China Li Qiang di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (25/5/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto bersedia membangun hubungan diplomatik dengan Israel apabila negara itu menghentikan konflik bersenjata dengan Palestina lewat mekanisme solusi dua negara atau two state solution. Ketentuan tersebut memungkinkan Palestina dan Israel dapat hidup berdampingan.

Prabowo menyampaikan hal tersebut dalam keterangan pers setelah pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka Jakarta pada Rabu (28/5).

"Begitu negara Palestina diakui oleh Israel, Indonesia siap untuk mengakui Israel dan siap untuk membuka hubungan diplomatik dengan Israel," kata Prabowo.

Two state solution merupakan kerangka penyelesaian konflik Israel-Palestina dengan mendirikan dua negara untuk dua bangsa, yakni negara Israel untuk bangsa Yahudi dan Palestina untuk rakyat Palestina.

Pada 1993, pemerintah Israel dan Organisasi Pembebasan Palestina alias Palestinian Liberation Organization (PLO) menyepakati rencana penerapan solusi dua negara sebagai bagian dari Perjanjian Oslo.

Prabowo menilai kemerdekaan Palestina merupakan syarat mutlak dalam mencapai perdamaian negara-negara di Timur Tengah. Di sisi lain, Ketua Umum Partai Gerindra itu berpendapat bahwa Israel memiliki hak untuk eksis sebagai negara berdaulat.

"Saya tegaskan bahwa kita juga harus mengakui dan menjamin hak Israel untuk berdiri sebagai negara yang berdaulat dan negara yang harus juga diperhatikan dan dijamin keamanannya," ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, pemerintah Prancis juga punya pandangan serupa dengan Indonesia dalam upaya mendorong penyelesaian konflik bersenjata di Jalur Gaza. "Prancis akan terus mendesak segera berlakunya penghentian kegiatan bersenjata di Gaza dan menyerukan jaminan terhadap akses kemanusiaan penuh," kata Prabowo.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...