Prabowo Targetkan Setop Impor Jagung Tahun Depan

Muhamad Fajar Riyandanu
5 Juni 2025, 15:56
prabowo, jagung, ekspor
Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto saat saat panen raya jagung di Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menargetkan Indonesia dapat mencapai swasembada jagung pada 2026. Ia menyampaikan hal tersebut setelah mendapatkan jaminan dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Saya diberi jaminan oleh dua tokoh Indonesia yang hebat. Menteri Pertanian dan Kapolri menjamin tahun 2026 Indonesia tidak impor lagi jagung,” kata Prabowo pada agenda panen raya jagung serentak di Landasan Udara Harry Hadisoemantri, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat pada Kamis (5/6).sebagaimana disiarkan oleh kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Menurut Prabowo, situasi swasembada jagung di tahun depan didukung oleh sejumlah faktor yang telah terlihat sejak 2025 ini, salah satunya produksi jagung nasional kuartal pertama sejumlah 9,03 juta ton. Angka tersebut naik 48,47% apabila dibandingkan dengan kuartal pertama tahun lalu sebesar 6,08 juta ton.

Pasokan jagung nasional tahun ini pun diproyeksikan bertambah dari hasil panen raya kuartal kedua yang diperkirakan mencapai 1,78 juta ton sampai dengan 2,54 juta ton pada lahan seluas 344.524,37 hektare (ha).

Adapun Polri turut memasang target penanaman jagung di lahan seluas 1 juta ha dengan estimasi hasil panen mencapai 4 juta ton sampai 10 juta ton sepanjang tahun ini.

"Laporan tadi saya terima, kuartal pertama peningkatan produksi sudah hampir 50%. Sekarang sudah mendekati 9 juta ton. Berarti swasembada jagung mungkin bisa lebih cepat,” ujar Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu turut menyampaikan hasil produksi jagung dapat diolah menjadi produk turunan seperti kripik dan nasi jagung.  Pada momen tersebut, Prabowo juga menyaksikan seremoni pelepasan ekspor perdana jagung ke Kuching, Serawak, Malaysia. 

Prabowo juga menghadiri panen raya jagung serentak dan menandatangani peresmian pelatakan batu pertama atau groundbreaking pembangunan 18 gudang Polri di 12 Polda, serta peresmian Gudang Dryer Jagung PT Pangan Merah Putih.

"Saya dapat laporan bahwa hari ini kita akan lepas ekspor perdana ke negeri tetangga. Bagus itu, dan ini seterusnya menjadi momentum ke depan," kata Prabowo.

Pengiriman ekspor jagung ke Malaysia dari Kabupaten Bengkayang sejumlah 1.200 ton seharga Rp 5.900 per kilogram (kg), dengan total nilai ekspor jagung tersebut adalah Rp 7,08 miliar.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...