Prabowo Bicara Soal Tarif Impor AS 19%, Ungkap Alotnya Berunding dengan Trump

Ameidyo Daud Nasution
16 Juli 2025, 15:52
prabowo, trump, tarif
ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan saat peresmian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan Sanur dan Bali International Hospital (BIH) di KEK Kesehatan Sanur, Denpasar, Bali, Rabu (25/6/2025).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto telah kembali ke Tanah Air usai kunjungan kenegaraan ke luar negeri selama 15 hari. Saat tiba, Prabowo sempat menjelaskan mengenai kesepakatan tarif impor dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Prabowo mengatakan perundingan dengan Amerika Serikat berlangsung dengan alot. Ia juga mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya ingin tarif impor di bawah 19 persen.

"Saya tetap negosiasi, tapi saya bilang beliau (Trump) negosiator yang keras," kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (16/7). Prabowo juga mengakui bahwa keputusan tarif ini merupakan bentuk pemahaman atas kepentingan dua negara. 

Prabowo sebelumnya melangsungkan pembicaraan melalui sambungan telepon dengan Trump. Prabowo menyampaikan kabar tersebut melalui unggahan di media sosial @prabowo pada Rabu (16/7).

"Kami sepakat membawa hubungan perdagangan antara Indonesia dan Amerika Serikat ke era baru yang saling menguntungkan bagi kedua negara kita yang besar," tulis Prabowo dalam keterangan unggahan tersebut.

Donald Trump sebelumnya mengumumkan telah mencapai kesepakatan dengan Indonesia perihal pengenaan tarif dagang. Trump menyebutkan AS akan mengenakan tarif berbeda untuk barang-barang dari Indonesia, dan barang Amerika yang diekspor ke Indonesia.

"Mereka membayar 19% dan kami tidak membayar apa pun," kata Trump kepada wartawan dalam wawancara di Gedung Putih seperti dikutip dari pemberitaan Bloomberg, Rabu (16/7).


Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...