Viral Video Prabowo Muncul di Layar Bioskop Sebelum Film, Ini Kata Istana
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi angkat bicara mengenai viralnya penayangan video yang berisi program-program unggulan Presiden Prabowo Subianto di sejumlah bioskop Tanah Air.
Video berdurasi singkat itu menampilkan pertemuan Prabowo dengan masyarakat serta berbagai capaian pemerintahannya selama 10 bulan. Penayangannya dilakukan sebelum film utama diputar, sehingga memicu pro dan kontra di kalangan penonton dan warganet.
Prasetyo menegaskan bahwa penggunaan media publik, termasuk bioskop, sebagai sarana penyampaian pesan pemerintahan merupakan hal yang wajar, selama tidak melanggar aturan maupun kenyamanan publik.
“Tentunya sepanjang tidak melanggar aturan, tidak mengganggu kenyamanan dan keindahan, maka penggunaan media-media publik untuk menyampaikan sebuah pesan tentu sebuah hal yang lumrah,” kata Prasetyo Hadi melalui pesan teks, Minggu (14/9).
Isi tayangan video tersebut memuat narasi capaian sejumlah program pemerintah. Di antaranya, produksi beras nasional yang telah mencapai 21,76 juta ton hingga Agustus 2025, serta beroperasinya 5.800 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Selain itu, video juga menampilkan klaim keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025 sudah menjangkau 20 juta penerima manfaat.
Tak hanya itu, dalam tayangan juga disebutkan peluncuran 80 ribu kelembagaan Koperasi Desa Merah Putih, serta 100 Sekolah Rakyat yang sudah resmi beroperasi.
Usai pemutaran video, layar menampilkan imbauan dari pihak bioskop agar penonton tidak merekam film. Setelah itu, barulah film utama diputar.
