Komjen Ahmad Dofiri Tiba di Istana, Disebut Calon Ketua Tim Reformasi Kepolisian

Muhamad Fajar Riyandanu
17 September 2025, 12:58
Ahmad Dofiri dan istri tiba di istana kepresidenan, Rabu (17/9).
Katadata/Danu
Ahmad Dofiri dan istri tiba di istana kepresidenan, Rabu (17/9).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan merombak kabinet atau reshuffle pada hari ini. Selain mengisi kekosongan Menteri Koordinator Politik dan Keamanan (Menko Polkam) dan Menteri Pemuda Olah Raga (Menpora), juga akan melantik Ketua Tim Reformasi Kepolisian.

Berdasarkan pantauan Katadata, mantan Wakil Kepala Polri (Wakapolri) Komjen Ahmad Dofiri sudah tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (17/9). Dofiri sambil membawa payung dan istri berjalan berdampingan di tengah hujan deras.

Dhofiri santer akan dilantik menjadi Staf Khusus Presiden atau Kepala Tim Reformasi Polri. Selain itu ia juga diberitakan bakal mengiuti pelantikan kenaikan pangkat jenderal kehormatan di Istana hari ini.

Kegiatan pemberian pangkat Jenderal Kehormatan itu akan dihadiri Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo.

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Mohamad Tonny Harjono, Menteri Imigrasi Jenderal (Purn) Agus Andrianto, dan Menteri Dalam Negeri Jenderal (Purn) M Tito Karnavian juga diundang dalam acara tersebut.

Presiden Prabowo Subianto sebelumnya menyetujui pembentukan Komisi Reformasi Kepolisian sebagai langkah untuk mengakomodir salah satu tuntutan 17+8 yang dirumuskan oleh aktivis pro-demokrasi.

Menko Hukum dan HAM Yusril Ihza Mahendra sebelumnya mengatakan Presiden Prabowo akan melantik Tim Reformasi Kepolisian. Yusril mengatakan pelantikan akan dilakukan setelah surat keputusan presiden (keppres) diterbitkan.

Reshuffle untuk Respons Tuntutan 17+8

Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan kembali merombak kabinet atau reshuffle dalam waktu dekat. Perombakan kabinet ini dikabarkan sebagai upaya pemerintah merespons tuntutan rakyat 17+8 saat demonstrasi besar pada Agustus lalu.

"Reshuffle pemerintah di September sebagai bukti pemerintah responsif," kata sumber Katadata.co.id, Rabu (17/9). Kabarnya reshuffle kemungkinan diumumkan pada hari ini atau paling lambat hingga akhir September.

Beredar beberapa calon Menkopolkam yakni Mahfud MD, Letjen (Purn) Chaniago Djamari, hingga mantan Gubernur Sumatera Utara Letjen (Purn) Edy Rahmayadi.

Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto buka suara soal kabar Presiden Prabowo Subianto akan melantik Menpora serta Menko Polkam di Istana Merdeka Jakarta pada hari ini atau 17 September.

Aris mengatakan dirinya tidak tahu menahu soal rencana perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih dalam waktu dekat ini. Dia mengatakan keputusan reshuffle merupakan hak prerogatif presiden. "Saya tidak ikut diskusi soal itu, itu hak prerogatif presiden," kata Aris di Istana Merdeka Jakarta pada Selasa (16/9).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu
Editor: Yuliawati

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...