Buntut Kejadian Al Khoziny, Prabowo Perintahkan Menko Imin Cek Bangunan Ponpes

Ameidyo Daud Nasution
6 Oktober 2025, 07:28
prabowo, al khoziny, pesantren
Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto memberi keterangan kepada pers di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (27/9).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar memeriksa struktur bangunan di pondok-pondok pesantren. Hal ini agar insiden sehingga ambruknya bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur, tidak terulang lagi.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, perintah diberikan Prabowo kepada Cak Imim dalam rapat terbatas di Jalan Kertanegara, Jakarta, Minggu (5/10).

"Serta memberikan bantuan dan menekankan kepada pemilik pondok untuk memperhatikan betul proses renovasi atau pengembangan gedung bila hendak membangun pondoknya," kata Teddy pada Minggu (5/10) dikutip dari Antara.

Sedangkan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakanambruknya bangunan bangunandi Ponpes Al Khoziny telah menjadi perhatian khusus Prabowo. Presiden juga akan meminta evaluasi serta pendataan dari keamanan bangunan ponpes.

"Ke depan, kami harapkan segera didata dan dipastikan keamanan dari sisi bangunan-bangunan," kata Prasetyo di Jakarta, Minggu (5/10).

Pencarian korban mushalla ambruk di Ponpes Al Khoziny
Pencarian korban mushalla ambruk di Ponpes Al Khoziny (ANTARA FOTO/Umarul Faruq/tom.)

Jumlah korban reruntuhan bangunan di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, Jawa Timur yang ambruk pada Senin (29/9) kembali bertambah. Badan Pencarian dan Penyelamatan Nasional (Basarnas) mengatakan korban meninggal akibat kejadian tersebut mencapai 39 jiwa.

Kepala Kantor SAR Kelas A Surabaya Nanang Sigit mengatakan, dari 39 korban meninggal dunia tersebut, dua di antaranya yang ditemukan merupakan potongan tubuh.

Sejak Sabtu (4/10) siang, tim berhasil mengangkat 23 jenazah dalam kurun waktu 24 jam. Hingga saat ini, tim dari Basarnas telah berhasil mengevakuasi 143 orang. Nanang juga mengatakan, masih ada 23 korban yang belum ditemukan.

"Artinya, dengan kondisi sekarang, secara matematis besar evakuasi dapat selesai besok Senin (6/10) siang," kata Nanang dikutip dari Antara, Minggu (5/10).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...