Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren yang bertujuan meningkatkan koordinasi dan pendataan pesantren nasional, menjamin efektivitas pendidikan
Presiden Prabowo Subianto telah menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren di bawah Kementerian Agama, yang diharapkan meningkatkan peran pesantren dalam pendidikan dan pemberdayaan
Pemerintah memulai audit dan rehabilitasi untuk pesantren dan bangunan ibadah yang rawan roboh sebagai langkah menjaga keselamatan dan kenyamanan proses belajar serta beribadah.
DPR akan memanggil Kementerian Komunikasi dan Digital, KPI, dan Trans7 menyusul polemik tayangan yang dinilai menistakan pondok pesantren dan kyai, memicu aksi boikot dari netizen.
Kementerian Pekerjaan Umum akan melatih santri di pesantren untuk meningkatkan keterampilan konstruksi dan memastikan keamanan bangunan dengan standar yang sesuai.
Pemerintah mempertimbangkan penggunaan APBN untuk membangun kembali Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, menilai situasi pendidikan 1900 santri yang terganggu.
Pemerintah melakukan pengecekan infrastruktur di sekitar 40 ribu bangunan pondok pesantren pasca-ambruknya Ponpes Al Khoziny di Sidoarjo, melibatkan Kementerian Pekerjaan Umum dan Kementerian Agama.
Basarnas telah mengakhiri operasi pencarian dan evakuasi di Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, dengan total 171 orang dievakuasi, di mana 63 diantaranya meninggal dunia.
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan pengecekan dan renovasi pondok-pondok pesantren guna mencegah kejadian ambruknya bangunan seperti yang terjadi di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo
Korban meninggal dari insiden bangunan yang ambruk di Pondok Pesantren Al Khoziny, Sidoarjo, mencapai 39, sementara 23 lainnya belum ditemukan. Evakuasi diharapkan selesai besok.