Ketum Projo Budi Arie Isyaratkan Gabung Partai Gerindra

Desy Setyowati
2 November 2025, 08:42
Projo ubah logo, Budi Arie akan gabung Gerindra,
ANTARA/Fath Putra Mulya
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad (tengah) memberikan keterangan kepada pers saat Kongres III Projo di Jakarta, Sabtu (1/11/2025)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengisyaratkan dirinya akan bergabung Partai Gerindra. Ia juga mengubah logo Projo, menjadi tidak lagi siluet Presiden Indonesia ketujuh Joko Widodo atau Jokowi dan membantah Projo merupakan singkatan dari 'pro Jokowi'.

Budi Arie berharap relawan Projo bisa memahami jika dirinya suatu saat bergabung dengan partai politik tertentu. Ia tidak memerinci nama partai politik yang dia maksud.

“Mohon izin jika suatu saat saya berpartai, teman-teman Projo bisa memahaminya. Tidak usah ditanya lagi partainya apa. Karena apa? Saya mungkin satu-satunya orang yang diminta oleh Presiden langsung di suatu forum,” kata Budi Arie saat pembukaan Kongres III Projo di Jakarta, Sabtu (1/11).

Ditemui setelah acara, Budi Arie secara gamblang menyatakan partai politik yang dimaksudnya adalah Partai Gerindra. “Iyalah, pasti Gerindra. Nanti kita tunggu dinamika di kongres ketiga ini,” ujar mantan Menteri UMKM era Presiden Indonesia kedelapan Prabowo Subianto sekaligus eks Menteri Kominfo era Presiden Jokowi itu.

Budi Arie Ajak Relawan Projo Dukung Partai Gerindra

Budi Arie menyerukan di hadapan ratusan relawan yang hadir pada pembukaan Kongres III Projo untuk memperkuat partai politik yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto, guna mendukung seluruh agenda politiknya.

“Kita berharap bisa memperkuat agenda politik Prabowo agar kepemimpinannya lebih kuat, lebih solid. Dan karena itu, kita akan memperkuat seluruh agenda politik Presiden dengan memperkuat partai politik pimpinan Presiden,” kata Budi Arie dalam pidatonya.

Menurut dia, Projo merupakan pelopor pendukung Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Oleh karena itu, Projo berkomitmen untuk terus mendukung dan memperkuat pemerintahan Prabowo - Gibran.

“Karena kita percaya ini mandat rakyat, kita ingin dukung, perkuat agar pemerintahan ini tidak gagal. Siap enggak?,” seru Budi yang dijawab “siap” oleh relawan yang hadir.

Ia mengatakan agenda-agenda politik Presiden Prabowo harus terus-menerus didukung dan diperkuat, sebab pikiran dan hati Kepala Negara ditujukan untuk kepentingan rakyat.

Kongres III Projo
Kongres III Projo (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/nz)

Budi Arie lantas mengajak relawan Projo mengawal program-program strategis Prabowo.

“Mulai dari Makan Bergizi Gratis atau MBG, Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, Perumahan Rakyat, dan sebagainya. Yang pasti, pemerintahan ini adalah pemerintahan yang berpihak kepada rakyat, sesuai dengan jati diri kita, cita-cita kita, napas kita, setia di garis rakyat,” katanya.

Dalam Kongres III Projo itu, Presiden Indonesia ketujuh Jokowi yang sedianya direncanakan datang, tidak bisa hadir langsung karena alasan kesehatan.

Kendati demikian, Jokowi tetap menyapa relawan Projo lewat tayangan video.

“Saya menyampaikan salam hangat untuk seluruh keluarga besar relawan Projo. Terima kasih atas semangat dan dedikasi yang terus dijaga dalam mendukung arah pembangunan bangsa,” kata Jokowi.

“Mari kita terus bekerja bersama untuk Indonesia yang maju dan berdaulat. Terus jaga semangat, jaga persaudaraan, dan terus berbuat untuk rakyat,” sambung dia.

Tidak lama setelah pembukaan usai, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad datang ke lokasi kongres saat sesi jeda. Dasco pun tampak masuk ke ruang tunggu sebelum Kongres III Projo dilanjutkan.

Projo Ubah Logo, Tak Lagi Siluet Jokowi

Projo akan mengubah logo, sehingga tidak lagi berbentuk siluet wajah Jokowi. Alasannya, kata Budi Arie, sebagai transformasi dalam rangka memperkuat dan mendukung agenda politik Presiden Prabowo Subianto.

Relawan Projo deklarasi dukungan Bacapres bagi Prabowo
Relawan Projo deklarasi dukungan Bacapres bagi Prabowo (ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/hp.)

“Yang pasti begini, satu, kita akan memperkuat dan mendukung agenda-agenda politik Presiden Prabowo. Yang kedua, dalam rangka itu, Projo akan melakukan transformasi organisasi yang salah satunya adalah kemungkinan mengubah logo Projo,” kata Budi Arie.

Menurut dia, keputusan final ihwal perubahan logo akan diambil dalam forum kongres yang digelar sejak selama Sabtu dan Minggu. “Nanti kami putuskan di kongres ketiga ini. Logo Projo akan kita ubah supaya tidak terkesan kultus individu,” ujarnya.

Budi Arie menyebut Jokowi telah menyepakati rencana perubahan itu. Dia menekankan, Projo harus bertransformasi untuk menghadapi tantangan baru dalam geopolitik dan global.

Budi Arie: Projo Bukan Singkatan Pro Jokowi

Kendati berencana mengganti logo, Budi Arie menyebut Projo tidak akan berganti nama. Ia pun membantah Projo merupakan singkatan dari 'pro Jokowi'

“Memang enggak ada (singkatan). Cuma teman-teman media kan, ya, Projo (kepanjangan dari) pro Jokowi. Itu kan karena gampang dilafalkan saja,” katanya.

Menurut dia, Projo sejatinya berarti gabungan dari kata 'negeri' dan 'rakyat' yang diambil dari bahasa Sanskerta dan Jawa Kawi.

“Projo itu artinya negeri dan rakyat. Jadi, Projo itu sendiri artinya adalah 'negeri' dalam bahasa Sanskerta dan dalam bahasa Jawa Kawi itu artinya 'rakyat'. Jadi, kaum Projo adalah 'kaum yang mencintai negara dan rakyatnya',” ujar dia.

Projo umumkan dukungan untuk sembilan nama dalam PIlkada 2024
Projo umumkan dukungan untuk sembilan nama dalam PIlkada 2024 (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/tom.)

Kata Dasco soal Budi Arie Isyaratkan Masuk Partai Gerindra

Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad belum mendengar rencana relawan Projo bergabung dengan partai politik pimpinan Presiden Prabowo Subianto itu.

“Saya belum dengar langsung. Nanti kalau sudah dengar langsung, saya tanggapi,” kata Dasco saat ditemui di Kongres III Projo, Jakarta, Sabtu (1/11).

Saat ditanyakan sikap partai jika nantinya ada gelombang besar dari relawan Projo ke Partai Gerindra, Dasco mengatakan partainya siap menerima gelombang dari mana pun.

“Kalau Gerindra siap gelombang besar dari mana pun, ya, kita namanya aspirasi, tentu kita akan pertimbangkan untuk diakomodasi,” kata dia.

Keputusan rapat konsultasi pimpinan DPR
Keputusan rapat konsultasi pimpinan DPR (ANTARA FOTO/Cahya Sari/Bay/nz)

Dasco menghadiri hari pertama Kongres III Projo, sesaat setelah Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi membuka forum yang dihadiri oleh ratusan relawan itu.

Pada sesi pembukaan, Budi Arie, dalam pidatonya, menyerukan kepada relawan Projo untuk memperkuat partai politik yang dipimpin Prabowo guna mendukung seluruh agenda politik Presiden.

Dasco mengapresiasi dukungan relawan Projo kepada Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat menghadiri Kongres III Projo.

“Projo ini sejak awal mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran, sebelum malah, sehingga kami apresiasi untuk itu, makanya kita hadir pada hari ini sebagai sahabat Projo yang diundang pada acara kongres,” kata Dasco.

Dia mengatakan kedatangannya pada hari pertama Kongres Projo merupakan bentuk pemenuhan undangan dari sahabat.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...