Kronologi Ledakan Pipa Gas PT TGI di Inderagiri Hilir Riau
Pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) dilaporkan meledak hingga menyebabkan kebakaran setinggi 15 meter di Kabupaten Indragiri Hilir, Riau, pada Jumat (2/1).
Kepala Polres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 16.00 WIB. Masyarakat setempat mendengar suara ledakan yang diduga berasal dari pipa gas tanam milik TGI. Tak lama kemudian, api terlihat menyembur ke udara dari lokasi pipa dan menyebabkan kebakaran.
Mengetahui kejadian tersebut, Kepala Kepolisian Sektor Kemuning bersama personel segera mendatangi lokasi kejadian guna melakukan pengamanan serta langkah-langkah antisipasi. Personel kepolisian juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak mendekati lokasi kejadian demi menghindari risiko bahaya akibat semburan api dan gas.
Menurut keterangan petugas yang berwenang bahwa penyekatan arus gas telah dilakukan penutupan atau penyekatan. Mereka sebelumnya memperkirakan, api dapat padam tiga jam setelahnya.
Corporate Secretary TGI Emil Ismail menjelaskan, pihaknya langsung mematikan kompresor serta menutup seluruh katup terdekat untuk menghentikan kebocoran saat kejadian. Adapun kebakaran baru berhasil dipadamkan sepenuhnya pada Sabtu (3/1) pukul 05.35 WIB
Ia menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Delapan warga yang mengalami luka bakar ringan telah mendapatkan perawatan dan kembali ke rumah masing-masing.
TGI juga berkomitmen untuk bertanggung-jawab penuh atas semua dampak yang ditimbulkan, termasuk atas beberapa aset milik warga sekitar yang terdampak.
Saat ini perusahaan fokus pada upaya perbaikan pipa yang diperkirakan memakan waktu maksimal 5 hari ke depan. Dan dilakukan monitoring tekanan gas kepada shipper dan buyer di Grissik-Duri. TGI juga terus meminimalkan dampak lingkungan dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait.
“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan dan berkomitmen penuh untuk memastikan keselamatan semua pihak. Kami juga terus memantau tekanan jaringan dan menyiagakan tim untuk memastikan kondisi tetap aman,” ujar Emil.
