Warga Apresiasi Upaya Pemerintah Normalisasi Sungai Batang Kuranji di Padang
Pada November 2025, Sungai Batang Kuranji di Padang, Sumatera Barat, meluap dan mengakibatkan banjir bandang. Asriluju, seorang warga setempat, menceritakan bahwa 11 rumah di sekitar sungai hancur dan terbawa arus saat banjir melanda.
Meski demikian, Asriluju merasa lega dengan upaya pemerintah yang melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah mempercepat proses normalisasi Sungai Batang Kuranji.
“Sebelas rumah hancur terbawa air. Kalau penanganannya seperti ini, saya senang. Lebih baik,” ujarnya seperti terlihat dalam video yang beredar, Kamis (8/1).
“Ini bukti bahwa pemerintah serius mengantisipasi, supaya warga kampung bisa menikmati jalan kembali seperti semula,” ujarnya.
Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, Naryo Widodo, menjelaskan bahwa kondisi sungai memang sudah mengancam jalan dan permukiman warga. Untuk itu, normalisasi sungai dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.
“Balai Sumatera V Padang mengatasi masalah ini dengan membuka alur sungai dan mengarahkannya ke tengah, sehingga penanganan sisi kiri yang mengancam jalan masyarakat bisa segera ditangani dengan baik,” kata Naryo.
Sebagai bagian dari upaya ini, 11 unit alat berat, dari total 15 unit yang direncanakan, telah diturunkan ke lokasi. Khusus di Jalan Batu Busuk, yang sempat terputus akibat meluapnya sungai, tujuh alat berat dikerahkan untuk memperbaiki akses tersebut.
“Dengan penanganan dari Kementerian PU ini, kami berharap dampak risiko banjir dapat berkurang, dan permukiman serta jalan masyarakat tidak terancam lagi,” kata Naryo.
