Poin Pidato Prabowo di WEF: Dari MBG Lampaui McDonald's hingga Kepastian Hukum

Muhamad Fajar Riyandanu
23 Januari 2026, 09:35
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato di World Economic Forum di Davos, Kamis (22/1)
Antara
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato di World Economic Forum di Davos, Kamis (22/1)
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato berdurasi sekitar 45 menit di World Economic Forum yang berlangsung di Davos, Swiss, pada Kamis (22/1). Dalam ceramahnya, Prabowo menjelaskan sejumlah capaian pemerintah seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Cek Kesehatan Gratis (CKG), koperasi desa, hingga perbaikan lembaga pendidikan.

Ia juga menyampaikan komitmen Indonesia menjaga kepastian hukum dan iklim bisnis yang kondusif. Langkah ini diharapkan mendorong investor menanamkan modalnya di Indonesia. Prabowo juga turut mengenalkan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sebagai sovereign wealth fund yang memiliki aset senilai US$ 1 triliun kepada para tamu undangan.

Menteri Pertahanan 2019-2024 itu turut menceritakan Indonesia telah menghemat US$ 18 miliar atau sekitar Rp 302,9 triliun dari program efisiensi. Poin pidato Prabowo di World Economic Forum sebagai berikut:

1. MBG Bisa Lampaui McDonald's

Prabowo menyampaikan pihak pemerintah sudah menyasar kepada 59,8 juta penerima sasaran seperti siswa sekolah, balita, ibu hamil dan lansir setiap harinya. Distribusi paket makanan tersebut kini disalurkan oleh 21.102 dapur MBG.

Ketua Umum Partai Gerindra itu menyatakan, penyaluran paket MBG dapat melampaui kapasitas produksi McDonald's saat ini sekitar 68 juta konsumen dalam satu bulan ke depan.

Prabowo menyebut McDonald's membutuhkan lebih dari lima dekade untuk mencapai kapasitas produksi saat ini. Sementara, menurut Prabowo, MBG dapat mencapai angka tersebut dalam waktu satu tahun. "Kami memulai pada Januari tahun lalu. Tahun ini, kami bertujuan untuk menyajikan 82,9 juta makanan per hari," ujarnya.

Prabowo menyampaikan pihak pemerintah sudah menyalurkan paket makanan gratis kepada 59,8 juta penerima sasaran seperti siswa sekolah, balita, ibu hamil dan lansia setiap harinya. Distribusi paket makanan tersebut kini disalurkan oleh 21.102 dapur MBG.

“Sebagai perbandingan, dalam waktu sekitar satu bulan, kami akan melampaui McDonald's. Sebanyak 68 juta makanan per hari (lewat MBG),” kata Prabowo.

2. Cek Kesehatan Gratis, Koperasi dan Perbaikan Sekolah

Prabowo menyampaikan Indonesia telah memberikan layanan CKG kepada lebih dari 70 juta warga. Ia menjelaskan, program pemeriksaan medis ini bukan sekadar layanan sosial, tetapi juga instrumen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi domestik yang impresif.

"Saat ini, 70 juta warga Indonesia mendapat pemeriksaan medis gratis tahunan, dan program ini akan mencakup semua anak dan orang dewasa di Indonesia," kata Prabowo.

Prabowo juga mengatakan Indonesia tengah dalam proses membangun 83 ribu koperasi di sejumlah titik di Indonesia. Koperasi-koperasi itu akan dilengkapi dengan gerai sembako, toko obat, gudang serta penyimpanan pendingin yang berfungsi menyimpan hasil panen atau tangkapan nelayan. Koperasi itu juga ditunjuk menjadi distributor tunggal untuk berbagai komoditas bersubsidi.

Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu juga menargetkan pembangungan seribu kampung nelayan yang diproyeksikan dapat memberi dampak positif terhadap 40 juta warga Indonesia. Prabowo menceritakan proyek percontohan kampung nelayan di Biak, Papua, yang dapat meningkatkan rata-rata 60% pendapatan tahunan mereka.

"Mengapa? Karena sebelumnya mendapatkan es sangat sulit bagi mereka. Tidak ada pabrik pembuatan es di dekat desa mereka. Untuk mendapatkan solar yang sangat jauh, kami akan membangun stasiun pengisian bahan bakar diesel di setiap desa," kata Prabowo.

Prabowo juga menyampaikan bahwa pemerintahan yang ia pimpin sudah merenovasi 16.140 sekolah sepanjang tahun lalu. Upaya tersebut juga dilengkap dengan pengiriman papan interaktif digital 75 inci kepada 288 ribu sekolah sebagai bagian dari digitalisasi pendidikan.

"Dengan panel interaktif digital, saya di Jakarta dapat memantau sekolah mana pun di Indonesia dan saya dapat melihat kualitas pengajaran para guru," ujar Prabowo.

3. Jamin Kepastian Hukum dan Stabilitas Politik untuk Investasi Asing

Prabowo menyatakan Indonesia membuka pintu luas bagi investasi domestik dan asing dengan memberikan jaminan stabilitas politik, ekonomi, dan supremasi hukum domestik yang adil. Ia menyebutkan, pemerintahannya berkomitmen menjaga kepastian hukum dan iklim bisnis yang kondusif. Langkah ini diharapkan mendorong investor menanamkan modalnya di Indonesia.

"Pertumbuhan ekonomi membutuhkan sektor swasta. Indonesia terbuka untuk investasi domestik dan asing. Kami menjamin stabilitas politik, ekonomi, dan hukum yang adil," kata Prabowo.

Ketua Umum Partai Gerindra itu mengatakan, jaminan iklim bisnis yang kondusif merupakan modal utama Indonesia dalam menjalin perjanjian perdagangan bebas dan kemitraan ekonomi dengan sejumlah negara, termasuk dengan Uni Eropa, Kanada, Peru, Eurasia, dan Inggris.

Strategi ini menurutnya dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi hambatan, dan membuka pertumbuhan sektor swasta untuk Indonesia, ASEAN, dan Global South.

4. Prabowo Sebut Indonesia Tak Pernah Gagas Bayar Utang

Prabowo menyampaikan Indonesia tidak pernah sekali pun gagal membayar utang. Ia menjelaskan, setiap pemerintahan yang berkuasa selalu melunasi utang dari pemerintahan sebelumnya.

"Dalam sejarahnya, Indonesia tidak pernah sekali pun gagal membayar utangnya. Tidak sekali pun," ujarnya.

Menurutnya, para presiden berturut-turut selalu menghormati utang pendahulunya sebagai bentuk tanggung jawab fiskal negara. "Pemerintahan yang berkuasa selalu melunasi utang pemerintahan sebelumnya," kata Prabowo.

5. Bangun 1.000 Desa Nelayan

Pada kesempatan itu Prabowo juga mengungkap rencana pemerintah untuk membangun sedikitnya 1.000 desa nelayan pada tahun ini. Menurut Prabowo secara total pemerintah menargetkan akan membangun  hingga 5.000 desa

"Kami juga akan memodernisasi apa yang kami sebut desa nelayan baru," kata Prabowo.

Presiden menjelaskan program desa nelayan baru ini dirancang untuk mencakup pembangunan infrastruktur pendukung bagi sekitar 2.000 nelayan di setiap desa. Pemerintah juga menyiapkan alokasi anggaran yang memungkinkan pengembangan hingga 5.000 desa nelayan.

Prabowo berharap modernisasi desa nelayan tersebut berdampak pada sekitar 10 juta nelayan beserta istri dan anak-anak mereka, sehingga secara keseluruhan dapat menjangkau sedikitnya 40 juta warga Indonesia.

Presiden menyampaikan proyek percontohan modernisasi desa nelayan telah dimulai di Biak, Papua, dan berdasarkan hasil awal terdapat peningkatan penghidupan masyarakat nelayan.

"Hasilnya sangat menggembirakan. Rata-rata peningkatan penghidupan mereka mencapai 60 persen per tahun," ujar Prabowo

Dalam program ini, Pemerintah merencanakan pembangunan fasilitas pendukung di setiap desa nelayan, termasuk penyediaan pabrik es dan stasiun bahan bakar solar, guna memudahkan aktivitas melaut dan distribusi hasil tangkapan.

"Kami akan membangun stasiun solar di setiap desa. Mereka akan mendapatkan akses dengan sangat mudah," katanya.

6. Bangun 10 Universitas Baru hingga Sekolah Asrama

Selama berpidato di WEF Davos, Prabowo juga menyatakan pemerintah berencana membangun 10 universitas baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional. Prabowo mengatakan untuk mewujudkan pembangunan tersebut, pemerintah tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah universitas terkemuka di Eropa, Inggris, dan Amerika Utara.

"Saya juga membangun 10 universitas baru dan sedang berdiskusi serta bernegosiasi dengan universitas-universitas terbaik di Eropa, Inggris, dan Amerika Utara untuk melakukan kerja sama kembar dan menghasilkan universitas berstandar internasional di dalam negeri," kata Prabowo.

Selain pengembangan pendidikan tinggi, Presiden juga menargetkan peningkatan infrastruktur pendidikan dasar dan menengah.

Pada tahun ini, ujarnya, Pemerintah berencana memodernisasi dan merenovasi sekitar 60.000 sekolah serta membangun 1.000 sekolah terpadu komprehensif yang dilengkapi fasilitas dan laboratorium modern. Prabowo turut menjelaskan pemerintah juga telah membangun ratusan sekolah asrama yang ditujukan khusus bagi masyarakat dari lapisan ekonomi terbawah.

Hingga saat ini, lebih dari 160 sekolah asrama telah berdiri, dengan target keseluruhan mencapai 500 sekolah asrama bagi anak-anak dari keluarga sangat miskin. Pembangunan sekolah asrama tersebut dimaksudkan untuk membuka akses pendidikan yang setara dan memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

Anak-anak dari keluarga petani miskin, pemulung, pedagang kaki lima hingga buruh harian diarahkan memperoleh kesempatan pendidikan yang lebih baik agar tidak terjebak dalam pola kemiskinan yang berulang.

"Saya bertekad memutus lingkaran itu. Saya bertekad bahwa anak dari yang termiskin tidak boleh tetap miskin. Mereka harus diberi kesempatan yang sama," kata Presiden.

Selain sekolah asrama untuk masyarakat miskin, Prabowo menyampaikan pemerintah juga menyiapkan 500 pusat keunggulan nonasrama guna mendorong potensi peserta didik berprestasi.

"Dan itulah sebabnya saya telah membangun 166 dan akan membangun total 500 sekolah asrama ini dan 500 lainnya, bukan sekolah asrama, tetapi pusat-pusat keunggulan untuk mendorong anak-anak lain yang lebih cemerlang. Selain itu, saya juga telah memulai 20 sekolah asrama baru bagi anak-anak berbakat secara akademis," ucap Presiden.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...