Prabowo Teken Piagam, Indonesia Resmi Gabung Dewan Perdamaian Gaza

Ameidyo Daud Nasution
23 Januari 2026, 11:08
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban saat menandatangani Piagam Dewan Perdamaian Gaza di Davos, Swiss, Kamis (22/1). Foto: Youtube Sekretariat Presiden
Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban saat menandatangani Piagam Dewan Perdamaian Gaza di Davos, Swiss, Kamis (22/1). Foto: Youtube Sekretariat Presiden
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi meluncurkan Dewan Perdamaian Gaza pada Kamis (22/1). Peluncuran itu ditandai dengan penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian yang dilakukan di Davos, Swiss.

Hadir dalam penandatanganan tersebut Presiden Prabowo Subianto. Hal ini sekaligus menandai bergabungnya Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza.

"Dewan ini memiliki kesempatan untuk menjadi salah satu badan paling berpengaruh yang pernah dibentuk, dan merupakan kehormatan besar bagi saya untuk menjabat sebagai Ketuanya," kata Trump seperti dikutip dari laman Gedung Putih, Jumat (22/1).

Dalam penandatanganan tersebut, hadir Presiden Azerbaijan Ilham Alivev, Presiden Argentina Javier Milei, hingga Perdana Menteri Hungaria Viktor Orban.

Sedangkan Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan keikutsertaan RI di Dewan Perdamaian Gaza ada bukti pengakuan peran Indonesia untuk mewujudkan perdamaian Palestina.

Dia mengatakan, dewan tersebut akan mengawasi administrasi, keamanan, hingga rekonstruksi Gaza. Dewan Perdamaian juga akan menjadi pengawas pemerintahan transisi di wilayah tersebut.

"Partisipasi Indonesia di Dewan Perdamaian ini merupakan wujud dari langkah strategis, konstruktif, dan konkret dalam rangka mendukung kemerdekaan Palestina," kata Sugiono.

Politikus Partai Gerindra itu mengatakan, dalam waktu dekat, pos perbatasan Rafah akan dibuka untuk bantuan kemanusiaan. Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) juga akan dibentuk.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...