Prabowo: Setiap Saya Ingin Berantas Korupsi, Garong Melawan Balik
Presiden Prabowo Subianto mengatakan tugasnya untuk menegakkan hukum tidak mudah. Dia mengatakan, kelompok-kelompok koruptor menyerang balik setiap pemerintah ingin memberantas korupsi.
Pernyataan Prabowo ini disampaikan dalam acara pelantikan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Sabtu (7/2). Prabowo menuding kelompok koruptor ingin membuat kerusuhan saat pemerintah melakukan bersih-bersih.
"Setiap kali kita mampu memberantas, menegakkan hukum, keadilan, kelompok koruptor, perampok, garong-garong ini menyerang balik," kata Prabowo seperti disiarkan dalam Youtube Sekretariat Presiden.
Menurut Prabowo, kelompok ini kerap mengadu domba apabila ia ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih. "Mereka selalu ingin bikin kerusuhan, adu doma, karena tidak ingin ada pemerintahan yang bersih," katanya.
Prabowo mengatakan dirinya tak akan mundur dalam penegakan hukum. Alasannya, ia telah disumpah di depan masyarakat dan mendapatkan dukungan, termasuk dari MUI.
"Terima kasih MUI telah memberikan saya suntikan keberanian," katanya.
Ini bukan pertama kalinya Prabowo menuding koruptor dalang di fenomena politik. Pertengahan tahun lalu, ia mengatakan, tagar Indonesia Gelap yang sempat ramai di media sosial merupakan rekayasa yang dibuat oleh koruptor.
Prabowo menyebut para koruptor membayar pendengung atau buzzer dengan membayar buzzer sehingga berhasil membuat gaduh masyarakat. Cara itu menurut Prabowo dengan menggunakan teknologi, uang, sosmed, dan membayar pakar-pakar untuk menghidupkan pesimisme.
“Saya geleng-geleng kepala, ada orang-orang yang berperan sebagai orang pintar berperan sebagai pemimpin, tapi yang disebarkan adalah pesimisme, Indonesia gelap," kata Prabowo saat memberi sambutan pada acara penutupan Kongres PSI di Surakarta, Jawa Tengah, Minggu (20/7) malam.
