KPK OTT Bupati Pekalongan Terkait Dugaan Korupsi dalam Pengadaan
Komisi Pemberantasan Korupsi menggelar operasi tangkap tangan (OTT) kepada Bupati Pekalongan Fadia Arafiq. Fadia ditangkap terkait dengan kasus pengadaan.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman terkait pengadaan tersebut. Saat ini, KPK telah menyegel sejumlah kantor dinas di Kabupaten Pekalongan.
"Pengadaannya ini masih terus didalami karena sedang berlangsung permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di Pekalongan," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih, Jakarta, Selasa (3/3) dikutip dari Antara.
Fadia ditangkap bersama dua orang lainnya. Mereka saat ini tengah diperiksa intensif oleh penyidik KPK. "Dua pihak lainnya merupakan orang kepercayaan dan ajudan bupati," kata Budi Prasetyo.
Sejumlah kantor yang disegel adalah Kantor Bupati Pekalongan, Kantor Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Pekalongan, serta Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja Kabupaten Pekalongan.
Fadia Arafiq merupakan kader Partai Golkar. Sekretaris Partai Golkar Muhammad Sarmuji mengatakan partainya menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK.
"Kami meminta kepada seluruh kader yang memegang amanat pemerintahan untuk menjalankan pemerintahan sesuai koridor tata pemerintahan yang baik," kata Sarmuji.
