Istana Terbitkan Surat Edaran, Imbau Open House Kementerian Digelar Sederhana
Istana Kepresidenan telah menerbitkan surat edaran (SE) kepada seluruh kementerian dan lembaga negara agar pelaksanaan kegiatan open house dan halal bihalal saat Lebaran dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, mengatakan imbauan tersebut diberikan karena pemerintah mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat yang belum sepenuhnya pulih. Menurut Prasetyo, masih banyak warga yang menghadapi kesulitan ekonomi maupun situasi yang belum stabil saat ini. “
Kami himbau untuk tidak berlebihan dalam menyelenggarakan open house maupun halal bihalal,” kata Mensesneg kepada wartawan setelah mengikuti Rapat Koordinasi Program Strategis Presiden di Kantor Kementerian Pertahanan pada Selasa (17/3).
Mensesneg juga mengatakan, hingga kini Presiden Prabowo Subianto belum memutuskan lokasi pelaksanaan Hari Raya Idulfitri maupun agenda open house. “Belum, belum diputuskan,” ujar Prasetyo Hadi.
Prabowo sebelumnya juga menyampaikan imbauan serupa. Ia meminta para menteri, kepala lembaga, dan jajaran Kabinet Merah Putih tidak menggelar open house saat Hari Raya Idul Fitri dengan cara yang mewah.
Hal ini mengingat situasi perekonomian masyarakat sepernuhnya belum pulih, terutama bagi warga yang terdampak bencana nasional dan krisis global saat ini.
"Tapi juga jangan total tutup semua acara kita, karena kalau tidak ekonomi juga tidak jalan nanti," kata Prabowo saat memberikan arahan Sidang Kabinet Paripurna di Istana Merdeka Jakarta pada Jumat (13/3).
