Prabowo Kembali ke Tanah Air, Ini Hasil Pertemuan dengan Putin dan Macron
Presiden Prabowo Subianto tiba di Tanah Air usai merampungkan rangkaian kunjungan kerja ke Rusia dan Prancis. Pesawat Kepresidenan yang membawa presiden dan rombongan mendarat di Pangkalan Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, pada Rabu (15/4), sekitar pukul 13.55 WIB.
Kunjungan Prabowo ke Eropa kali ini diawali dengan kunjungan bilateral dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istana Kremlin, Moskow, pada Senin (13/4).
Pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih lima jam itu menyepakati sejumlah kemitraan jangka panjang di sektor energi dan sumber daya mineral (ESDM).
Sekretaris Kabinet (Seskab), Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya, mengatakan pertemuan kedua pimpinan negara di Istana Kremlin upaya memperkuat kolaborasi Indonesia-Rusia di tengah dinamika global yang terus berkembang.
Pertemuan antara Prabowo dan Putin diawali dua jam pertemuan bilateral dan dilanjutkan dengan tiga jam pertemuan empat mata antara kedua pemimpin.
“Disepakati beberapa poin, antara lain kerja sama di sektor ESDM jangka panjang, termasuk ketahanan energi migas dan hilirisasi,” kata Teddy dalam siaran pers yang dirilis oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden pada Senin (13/4).
Selanjutnya di Paris, Prabowo bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée pada Selasa (14/4). Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas peningkatan kerja sama di berbagai sektor prioritas serta bertukar pandangan mengenai dinamika global dan upaya menjaga stabilitas serta perdamaian dunia.
Teddy menjelaskan, pertemuan itu tidak hanya berfokus pada penguatan kerja sama bilateral, tetapi juga menjadi momentum Indonesia untuk menyampaikan pandangan strategis terkait dinamika global.
“Bapak Presiden selain memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prancis, juga akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia,” kata Teddy.
Melansir keterangan media sosial @prabowo pada Rabu (15/4), pertemuan dengan Macron membahas penguatan kerja sama Indonesia-Prancis di lintas sektor, antara lain pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista) dan penguatan industri pertahanan. RI dan Prancis juga akan memacu kerja sama sektor transisi energi, nfrastruktur, transportasi, hingga pendidikan dan ekonomi kreatif.
"Sebagai salah satu mitra penting di kawasan Eropa, Indonesia terus mendorong kerja sama berkelanjutan dengan Prancis guna membuka peluang baru yang semakin konkret dan saling menguntungkan bagi kedua negara,"tulis @prabowo.


