Prabowo Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi senilai Rp 116 Trilun, Ini Daftarnya

Muhamad Fajar Riyandanu
29 April 2026, 13:31
Presiden Prabowo Subianto saat groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah (29/4). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto saat groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah (29/4). Foto: Youtube/Sekretariat Presiden
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama atau groundbreaking 13 proyek hilirisasi senilai Rp 116 triliun. Seremoni peresmian itu dilakukan secara terpusat di Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (29/4).

Prabowo mengatakan pembangunan proyek hilirisasi tahap kedua ini meliputi lima proyek sektor energi, lima proyek sektor mineral, dan tiga proyek di sektor pertanian.

"Hilirisasi adalah jalan menuju kebangkitan bangsa Indonesia," kata Prabowo saat memberikan sambutan peresmian, sebagaimana disiarkan oleh kanal Youtube Sekretariat Presiden.

Prabowo menilai hilirisasi sebagai strategi utama untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri. Prabowo mengatakan, penguasaan dan pengolahan sumber daya di tingkat domestik merupakan cara agar Indonesia dapat mencapai kemakmuran.

"Hilirisasi adalah jalan satu-satunya untuk kita bisa lebih makmur," ujarnya.

Berikut 13 proyek hilirisasi yang akan dibangun:
1. Kilang gasoline berlokasi di Cilacap, Jawa Tengah. Proyek ini digarap oleh Pertamina.
2. Kilang Gasoline di Dumai, Riau oleh PT Pertamina. Dua unit kilang di Cilacap dan Dumai berkapasitas 62 MBSD dan ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal IV 2030.
3. Tangki BBM Palaran – Kapasitas 37 ribu KL berlokasi di Kalimantan Timur. Fasilitas ini digarap Pertamina dengan target operasi 2028.
4. Tangki BBM Biak – Kapasitas 46 ribu KL berlokasi di Papua. Proyek ini digarap oleh Pertamina dengan target operasi 2028.
5. Tangki BBM Maumere – Kapasitas 70 ribu KL berklokasi di lokasi Nusa Tenggara Timur. Proyek ini digarap Pertamina dengan target operasi 2027.
6. Fasilitas pengolahan batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) berkapasitas 1,4 juta ton per tahun yang berlokasi di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Proyek ini digarap oleh MIND ID bersama Pertamina.
7. Fasilitas manufaktur stainless steel berbasis nikel berkapasitas 1,2 juta ton per tahun di Morowali, Sulawesi Tengah. Proyek ini digarap oleh Krakatau Steel.
8. Pabrik Slab baja karbon berkapasitas 1,5 juta ton per tahun di Cilegon, Banten. Proyek ini digarap oleh Krakatau Steel.
9. Pabrik Aspal Buton dengan kapasitas peningkat produksi dari 5 ribu ton pada 2025 menjadi 300 ribu ton pada 2030. Lokasi proyek yang berada di Karawang, Jawa Barat, ini digarap Wijaya Karya dan Jasa Marga dengan target pengembangan hingga 2030.
10. Hilirisasi tembaga & emas – Fasilitas brass mill, brass cup, dan logam mulia berlokasi di Gresik, Jawa Timur. Proyek ini digarap MIND ID dan Len Industri.
11. Fasilitas pengolahan sawit di lokasi Sei Mangkei, Sumatera Utara, yang digarap PT Perkebunan Nusantara III.
12. Fasilitas pengolahan pala di lokasi Maluku Tengah, digarap oleh PTPN III.
13. Fasilitas terpadu kelapa untuk Produk MCT, tepung kelapa, dan arang aktif. Lokasi proyek berada di Maluku Tengah ini digarap PTPN III.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...