JK Bertemu Prabowo Selama Satu Jam di Istana, Ini Sejumlah Isi Pembicaraannya

Ameidyo Daud Nasution
12 Juni 2026, 11:34
Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla di Istana Merdeka, Jakarta (11/6). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
Youtube/Sekretariat Presiden
Presiden Prabowo Subianto menerima Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla di Istana Merdeka, Jakarta (11/6). Foto: YouTube/Sekretariat Presiden
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI
Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla bertemu Presiden Prabowo Subianto selama satu jam di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/6). Dalam pertemuan tersebut, JK juga mengajak putranya yakni Solihin Kalla.
 
Kedatangan JK disambut oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Teddy mengatakan, pertemuan tersebut merupakan permintaan Kalla. 
 
"Pak Wapres Jusuf Kalla beberapa hari lalu meminta waktu bertemu kepada Presiden Prabowo. Beliau akan datang bersama putra beliau yang juga seorang pebisnis," kata Teddy.
 

Bahas Investasi Hijau Puluhan Triliun

 
Usai pertemuan, JK mengatakan dirinya berdiskusi dengan Prabowo untuk membahas peningkatan kapasitas energi nasional untuk mewujudkan swasembada energi.  
 
 "Kami bicara investasi kira-kira Rp 60-Rp 70 triliun," kata Kalla di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6) dikutip dari Antara.   
 
JK mengatakan perusahaanya, Kalla Group telah membangun pembangkit listrik tenaga air (PLTA) berkapasitas sekitar 1.500 megawatt (MW). Mereka juga siap melanjutkan pembangunan sebesar 2.000 MW, termasuk untuk pembangkit listrik tenaga gas (PLTG).
Presiden Prabowo bertemu dengan Jusuf Kalla

Presiden Prabowo bertemu dengan Jusuf Kalla (ANTARA FOTO/Galih Pradipta/agr)
 
Dia juga mengatakan bahwa Kalla Group siap mendukung pengembangan proyek energi bersih. JK juga mengatakan, dirinya memiliki lokasi dan desain apabila pemerintah ingin mengembangkan PLTA dan PLTG.   
 
Menurutnya, kebutuhan energi Indonesia akan terus naik seiring target pertumbuhan ekonomi pemerintah yakni 8%. Menurutnya, Prabowo juga mendukung rencana percepatan energi bersih.  
 
 "Butuh energi luar biasa banyaknya. Karena tanpa energi, kita akan sulit untuk meningkatkan itu (pertumbuhan ekonomi)," katanya.
 

Bahas Isu Perdamaian

 
JK mengatakan, pertemuannya dengan Prabowo juga membahas perkembangan perdamaian internasional. Ia lalu merujuk proses perdamaian di beberapa negara Asia.
 
"Seperti di Thailand, dan di Afganistan dengan Pakistan. Itu tadi kami bicarakan," katanya.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Antara

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...