Daftar Wilayah RI dengan Polusi Udara Terburuk Pagi Ini, Surabaya Teratas
Polusi udara di Kota Surabaya, Jawa Timur, menempati posisi terburuk nasional pada Kamis (2/7) pagi. Berdasarkan pantauan situs IQAir pukul 07.18 WIB, poin AQI wilayah itu berada di atas 150 dan tergolong tidak sehat. Sejumlah wilayah lainnya juga berada di level serupa.
Pada kualitas udara yang tidak sehat, masyarakat terutama kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, orang hamil, atau penderita penyakit jantung dan paru rentan mengalami efek kesehatan.
"Ketika kualitas udara dikategorikan tidak sehat, masyarakat umum, terutama kelompok yang sensitif, mungkin mulai mengalami efek kesehatan,” demikian penjelasan IQAir, dikutip pada Kamis (2/7).
Dalam kondisi ini, IQAir menyarankan agar masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG juga beberapa kali mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker, khususnya jika berada di lokasi dengan tingkat pencemaran udara tinggi.
Berikut daftar lima wilayah di Indonesia dengan kualitas udara terburuk pagi ini:
- Surabaya, Jawa Timur, dengan poin AQI 193 atau dalam kategori tidak sehat.
- Tangerang, Banten, dengan poin AQI 161 atau dalam kategori tidak sehat.
- Tangerang Selatan, Banten, dengan poin AQI 160 atau dalam kategori tidak sehat.
- Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 157 atau dalam kategori tidak sehat.
- Jakarta, dengan poin AQI 155 atau dalam kategori tidak sehat.
Sementara itu, Kota Pontianak di Kalimantan Barat memiliki kualitas udara paling sehat pagi ini dengan poin AQI 53. Kota Pekanbaru di Riau menyusul di bawahnya dengan poin AQI 63. Namun, kualitas udara keduanya masih tergolong sedang.
Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara paling sehat mencapai poin AQI 6, tepatnya di Melbourne di Australia. Berikutnya ada Sydney di Australia dengan poin AQI 8 dan Dublin di Irlandia dengan poin AQI 9. Kualitas udara kota-kota tersebut masuk kategori baik.
Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, beberapa kota utama dunia berikut ini memiliki kualitas udara terburuk secara global, bahkan dipimpin oleh Jakarta:
- Jakarta, Indonesia, dengan poin AQI 155 atau dalam kategori tidak sehat.
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 151 atau dalam kategori tidak sehat.
- Chengdu, Cina, dengan poin AQI 132 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
- Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 132 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 126 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Indeks AQI adalah konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.
Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.
Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-150.
Sementara itu, kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.
Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius.
