Kepala BNN Suyudi Ario Seto jadi Calon Kapolri, Ikuti Uji Kelayakan di DPR
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Suyudi Ario Seto (kiri) menyampaikan paparan pada rapat kerja dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menggelar uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo.
Uji kelayakan dilakukan oleh Komisi III DPR pada pukul 09.00 WIB dan berakhir menjelang pukul 10.00 WIB. Rapat dimulai dengan pembacaan surat dari Presiden Prabowo Subianto.
"Menugaskan Komisi III untuk melaksanakan uji kelayakan terhadap Komjen Pol Suyudi Ario Seto," kata Ketua Komisi III Habiburokhman.
Habiburokhman mengatakan persetujuan Suyudi sebaga calon Kapolri telah mendapatkan persetujuan dari fraksi di Komisi III, Majelis Kehormatan Dewan, dan pimpinan DPR. Habiburokhman mengatakan pencalonan Suyudi disetujui walaupun dilakukan tanpa adanya calon lain.
"Dengan selesainya persetujuan calon Kapolri secara aklamasi selesai hari ini, kita langsung bahas ke sidang paripurna," kata Habiburokhman pada akhir sidang.
Suyudi lahir pada 14 Juli 1973 dan lulus dari Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1994. Ia juga menempuh pendidikan kepolisian di Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 2003, serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tingkat Tinggi (Sespimti) yang rampung pada 2018.
Sebelumnya, Suyudi menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Banten hingga 5 Agustus 2025. Setelah tak menjadi kapolda Banten, Suyudi menjadi Pati Bareskrim Polri sebelum diangkat menjadi Kepala BNN pada 2025.
Suyudi dikenal sebagai spesialis reserse kriminal. Dia pernah menduduki posisi strategis di antaranya Kanit II Resmob Polda Metro Jaya, Kapolsek di wilayah Pasar Minggu, Tanah Abang, serta Penjaringan.
Selain itu, dia juga pernah menjadi Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, Tangerang Kota, dan Jakarta Barat. Lalu Kasubdit Ranmor Polda Metro Jaya (2011), Kapolres Majalengka, Bogor, Kota Bogor, Metro Jakarta Pusat pada kurun 2014 hingga 2017. Karirnya meningkat hingga menjadi Wadirtipideksus dan Wadirtipidsiber Bareskrim Polri (2020), serta Wakapolda Metro Jaya (2023).
Reporter: Antara, Andi M. Arief
