Pemprov Jakarta Buka Balai Kota untuk Umum, Warga Bisa Tur hingga Menonton Film

Muhamad Fajar Riyandanu
17 Oktober 2026, 20:07
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno saat merilis program Namu Balai Kota atau City Hall Experience pada Sabtu (17/10). Foto: M Fajar Riyandanu/Katadata
Katadata
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno saat merilis program Namu Balai Kota atau City Hall Experience pada Sabtu (17/10). Foto: M Fajar Riyandanu/Katadata
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merilis program Namu Balai Kota atau City Hall Experience pada Sabtu (17/10). Progam ini mengundang warga untuk mengenal lebih dekat Gedung Balai Kota, mempelajari layanan pemerintah, hingga menikmati berbagai aktivitas seni, film, dan kreativitas komunitas. 

Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, mengatakan pihak pemprov merancang Namu Balai Kota sebagai ruang interaksi yang mempertemukan pemerintah dengan warga melalui kegiatan edukatif, rekreatif, dan pelayanan publik. Layanan Tur Balai Kota ini dibuka setiap hari Sabtu.

Rano mengatakan insiatif ini bertujuan menghidupkan kembali filosofi bale dalam kebudayaan Betawi sebagai landasan program tersebut. Dalam tradisi masyarakat Betawi, bale menjadi bagian dari rumah yang terbuka untuk menerima tamu dan membangun keakraban.

Filosofi itu kemudian diterapkan pada Balai Kota agar masyarakat tidak hanya mengenal gedung pemerintahan sebagai tempat pejabat bekerja, tetapi juga sebagai ruang bersama milik warga Jakarta.

Pemprov DKI Jakarta menjadwalkan Namu Balai Kota setiap dua pekan sekali sepanjang 2026. Pemerintah akan mengevaluasi pelaksanaan program untuk menentukan kemungkinan penambahan frekuensi kegiatan pada tahun berikutnya.

“Tahun depan kami lihat, kalau dianggap kurang, mungkin bisa jadi setiap minggu Wakil Gubernur jadi penerima tamu di sini,” kata Rano Karno dalam sesi konferensi peresmian.

Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno
Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno (Katadata)

Melalui program ini, Pemprov DKI Jakarta membuka sejumlah area Balai Kota yang biasanya tidak beroperasi untuk kegiatan publik pada akhir pekan. Warga dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengenal sejarah bangunan, melihat aktivitas pemerintahan dari dekat, serta mengikuti kegiatan yang melibatkan berbagai komunitas.

Pemprov DKI Jakarta telah menggelar uji coba program ini pada 3 Oktober 2026. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kadiskominfotik) DKI Jakarta Marulina Dewi mencatat sekitar 300 pengunjung mendaftar untuk mengikuti kegiatan perdana tersebut melalui aplikasi JAKI dan situs resmi jakarta.go.id.

Tur Gedung Bersejarah Balai Kota

Pengunjung dapat mengikuti tur Balai Kota dengan pemandu yang mengajak mereka menyusuri sejumlah area penting di lingkungan pusat pemerintahan Jakarta.

Rute tur mencakup area kedatangan, foto bersama di pendopo, Pendopo Balai Agung, ruang Sunda Kelapa, ruang Tamu Gubernur, ruang Fatahillah, serta area Balairung dan Photo Experience.

Pemandu juga mengajak peserta mengenal Jakarta Smart City dan melihat fasilitas pelayanan publik di Blok G. Setiap lokasi memiliki durasi kunjungan yang berbeda, mulai dari sekitar tiga menit untuk berfoto di pendopo hingga 15 menit untuk menjelajahi ruang Tamu Gubernur.

Secara keseluruhan, rangkaian tur Balai Kota berlangsung sekitar 75 menit, termasuk waktu kedatangan, sesi foto, dan penutupan. Panitia menyediakan empat pilihan sesi, yakni pukul 08.30–09.30 WIB, 10.30–11.30 WIB, 13.00–13.50 WIB, dan 14.30–15.30 WIB.

Suasana ruang pertemuan di Balai Kota Jakarta.
Suasana ruang pertemuan di Balai Kota Jakarta. (Katadata)

Mayoritas ruangan di Balai Kota mengaplikasikan arsitektur Indische Empire yang memadukan gaya bangunan Eropa dengan unsur lokal. Di dalamnya terdapat sejumlah lukisan, patung, dan benda bersejarah yang menjadi bagian dari koleksi Balai Kota.

Salah satu warga yang mengikuti Tur Balai Kota kali ini adalah Misi Utami. Wanita berusia 57 tahun asal Cilincing, Jakarta Utara, ini mengikuti kegiatan tersebut bersama sekitar 30 anak Abang None Cilik 2026 dari Lembaga Kebudayaan Betawi.

Misi menilai pembukaan Balai Kota untuk masyarakat memberikan pengalaman baru, terutama bagi anak-anak yang selama ini hanya mengenal gedung pemerintahan melalui pemberitaan atau tayangan televisi.

Kunjungan tersebut memberi kesempatan kepada warga untuk melihat langsung ruang rapat, koleksi lukisan, serta bangunan bersejarah yang selama ini jarang mereka kunjungi.

Namun, Misi juga menyoroti fasilitas bagi penyandang disabilitas yang menurutnya masih perlu ditingkatkan. Ia berharap Pemprov DKI Jakarta mengevaluasi aksesibilitas gedung agar seluruh warga, termasuk pengguna kursi roda, dapat mengikuti rangkaian kegiatan dengan lebih nyaman.

“Untuk fasilitas difabel masih kurang, semoga nanti ditingkatin. Ada kurang-kurang sedikit, namanya juga awal, nanti pasti diperbaiki,” kata Misi.

Anak-anak Jajal Peran Reporter di Studio Berita Jakarta

Namu Balai Kota juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengenal dunia jurnalistik melalui kegiatan Kids on Air di Studio Berita Jakarta. Program ini mengajak peserta mempelajari proses kerja reporter, mulai dari pengenalan area studio hingga simulasi menjadi pembawa berita.

Anak-anak mengikuti tahapan kedatangan, pemeriksaan dan pengelompokan peserta, simulasi serta pengalaman menjadi reporter, hingga pemutaran hasil kegiatan dan sesi foto. Brosur mencantumkan durasi sekitar 45 menit untuk keseluruhan rangkaian, termasuk simulasi selama 30 menit.

Panitia menyediakan dua sesi Kids on Air, yakni pukul 08.30–09.30 WIB dan 09.30–10.30 WIB. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman tampil di depan kamera, tetapi juga berlatih menyampaikan informasi dan mengenal cara pemerintah mengomunikasikan program kepada masyarakat.

Kadiskominfotik DKI Jakarta, Marulina Dewi, menjelaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta memperkenalkan komunikasi publik kepada generasi muda. Hasil kegiatan reporter cilik tersebut juga direncanakan tampil melalui media sosial milik Pemprov DKI Jakarta.

“ Mereka akan belajar sebagai reporter dan kemudian naik ke YouTube Berita Jakarta DKI Jakarta, supaya mereka menjadi kader komunikator bagi Pemprov DKI, merasakan bagaimana menjelaskan program Jakarta ke masyarakat,” ujarnya.

Ruang Khusus Pecinta Film

Pemprov DKI Jakarta turut membuka Ruang Pola di lantai dua untuk kegiatan Jakarta Cinema Experience. Ruangan tersebut menyediakan kesempatan bagi komunitas film untuk menayangkan karya, menggelar pemutaran film, dan memperkenalkan produksi mereka kepada masyarakat.

Rangkaian Jakarta Cinema Experience mencakup kedatangan peserta, pengarahan dan registrasi, sambutan serta pengarahan pembukaan, penayangan video karya, pemutaran film, hingga penutupan dan pengarahan keluar.

Brosur mencantumkan durasi sekitar 75 menit untuk setiap rangkaian kegiatan. Panitia menyediakan dua pilihan sesi, yakni pukul 10.30–11.15 WIB dan 13.00–13.45 WIB.

“Ruang Pola yang infrastrukturnya sangat bagus dengan LED membuka kesempatan kepada para pencinta komunitas film bisa menggunakan ruang itu sebagai screening movie dan memperkenalkan film-filmnya ke masyarakat Jakarta,” kata Marulina Dewi.

Selain menawarkan tur dan aktivitas kreatif, Namu Balai Kota menghadirkan sejumlah layanan publik untuk mempermudah masyarakat mengakses kebutuhan administrasi. Area kegiatan menyediakan informasi dan layanan dari berbagai organisasi perangkat daerah serta instansi yang berkolaborasi dalam program tersebut.

Warga dapat mengakses layanan keimigrasian, termasuk pengurusan paspor, serta layanan Samsat untuk kebutuhan administrasi kendaraan. Berbagai layanan lain dari perangkat daerah juga hadir untuk mendekatkan proses pelayanan kepada masyarakat. Rano Karno menilai kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mendekatkan fasilitas publik kepada warga.

“Di sini ada imigasi, bisa bikin paspor. Ada teman kita dari Sumatra Utara ber-KTP Medan bisa bikin paspor di sini. Ada juga jasa SIM, Samsat untuk perpanjangan. Ini salah satu fasilitas yang kami coba dekatkan ke masyarakat Jakarta," kata Rano.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...