BEM UI Gelar Demonstrasi Besok, Bawa Lima Tuntutan Termasuk Soal Status Karhutla
Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersiap menggelar aksi unjuk rasa lanjutan pada Rabu (28/6). Demonstrasi lanjutan ini digelar bertepatan dengan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.
Melalui akun Instagram resminya, BEM UI menyerukan konsolidasi kepada seluruh elemen masyarakat untuk kembali merapatkan barisan.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menyatukan suara, merapatkan barisan, dan melanjutkan perjuangan bersama," demikian bunyi seruan BEM UI dalam unggahan di akun Instagram resmi mereka, Senin (26/10).
Rencana demonstrasi tersebut merupakan eskalasi dari gerakan massa bertajuk #IndonesiaSadar yang sebelumnya digelar di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, pada Selasa, (20/10).
Pada aksi terdahulu, sekitar 800 massa gabungan dari unsur mahasiswa dan masyarakat sipil turun ke jalan tanpa mengenakan jaket almamater agar dapat melebur secara utuh bersama rakyat.
Dalam aksi tersebut, aliansi mengusung lima tuntutan utama kepada pemerintah:
1. Sektor Lingkungan: Tetapkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sebagai bencana nasional, adili korporasi, dan pulihkan ekosistem.
2. Sektor Ekonomi: Benahi tata kelola kebijakan ekonomi untuk memberantas ketimpangan sosial.
3. Sektor Ruang Sipil: Hentikan penyempitan ruang sipil dan militerisasi.
4. Sektor Hukum: Berantas korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
5. Sektor Pendidikan: Turunkan biaya pendidikan serta wujudkan sistem pendidikan yang mengabdi kepada rakyat.
BEM UI menegaskan bahwa momentum Hari Sumpah Pemuda akan dijadikan landasan untuk terus memperjuangkan kedaulatan rakyat secara berkelanjutan.
"Sebab, kedaulatan sejati tidak cukup hanya diperingati, tetapi harus terus-menerus diperjuangkan," tegas BEM UI mengakhiri pernyataannya.
