Microsoft Tak Dukung Windows 8 Mulai Hari Ini, Apa Dampak ke Pengguna?

Lenny Septiani
10 Januari 2023, 10:27
windows 7, windows 8, Microsoft
pixabay.com
Ilustrasi sistem operasi Windows 10 yang dirilis oleh Microsoft

Microsoft mengumumkan akan menyetop dukungan teknis dan keamanan untuk Windows 7 Extended Security Update (ESU) dan Windows 8 / 8.1 mulai hari ini (10/1). Laptop atau komputer yang masih memakai perangkat lunak (software) ini tidak akan mendapatkan pembaruan keamanan.

“Kedua sistem operasi ini tidak lagi mendapat dukungan pada 10 Januari,” kata Microsoft di laman resmi, bulan lalu (9/12/2022). “Akhir dari dukungan ini berlaku untuk versi WebView2 Runtime Evergreen dan Fixed.”

Setelah dukungan berakhir, pengguna Windows 7 maupun 8/8.1 dapat mengunduh Evergreen WebView2 Runtime versi 109. Microsoft Edge versi 109 dan WebView2 Runtime versi 109 akan dirilis 12 Januari.

Namun, Microsoft Edge versi 109 akan menjadi versi terakhir yang didukung untuk Windows Server 2008 R2, Windows Server 2012, dan Windows Server 2012 R2.

Microsoft menegaskan WebView2 SDK versi 1.0.1519.0 dan versi yang lebih baru tidak lagi mendukung Windows 7 dan Windows 8 / 8.1.

Dampak jika pengguna masih memakai Windows 7 dan Windows 8/8.1 atau tidak beralih ke sistem operasi alias operating system (OS) terbaru, yakni:

  • Tidak akan menerima fitur baru
  • Tidak akan menerima pembaruan keamanan
  • Tidak menerima perbaikan bug
  • Rentan terhadap serangan siber
  • Tidak bisa pakai Google Chrome
  • Browser Microsoft Edge atau WebView2 tidak beroperasi dengan fungsi dan keamanan terkini

Meski Google Chrome mengakhiri dukungan untuk Windows 7 dan Windows 8/8.1. Namun, Internet Explorer 11 tetap didukung sistem operasi (OS) tersebut.

“Untuk mendapatkan versi baru Microsoft Edge atau WebView2 Runtime dengan fungsionalitas dan keamanan terkini, tingkatkan ke Windows 10 atau lebih baru,” kata Microsoft.

Microsoft juga mendorong pengembang atau developer untuk mengakhiri dukungan untuk Windows 7 dan Windows 8/8.1.

“Kami mengakui bahwa hal ini mungkin tidak mudah dilakukan oleh beberapa developer,” ujar perusahaan.

Reporter: Lenny Septiani
News Alert

Dapatkan informasi terkini dan terpercaya seputar ekonomi, bisnis, data, politik, dan lain-lain, langsung lewat email Anda.

Dengan mendaftar, Anda menyetujui Kebijakan Privasi kami. Anda bisa berhenti berlangganan (Unsubscribe) newsletter kapan saja, melalui halaman kontak kami.
Video Pilihan

Artikel Terkait