Langkah Membumi 2025: Inisiatif Blibli Tiket Action Dorong Edukasi Menjadi Aksi

Image title
Oleh Tim Publikasi Katadata - Luky Maulana
26 September 2025, 08:51
Blibli Tiket Action
ANTARA FOTO/Ferlian Septa Wahyusa/app/tom.
Pemandangan gedung-gedung terlihat dari Petamburan di Jakarta, Rabu (9/4/2025). Setelah mengalami perbaikan signifikan selama masa libur Lebaran, kualitas udara Jakarta kembali berada dalam kondisi tidak sehat atau memiliki indeks kualitas udara (Air Quality Index/ AQI) di angka 153 pada Rabu (9/4) dan termasuk dalam peringkat kedelapan terburuk sedunia versi situs pemantau kualitas udara IQAir.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Sulit menyangkal fakta bahwa Jakarta kerap masuk dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk di dunia. Laporan IQ Air, Jumat (26/9) pagi, menunjukkan bahwa kota metropolitan terbesar di Indonesia ini menjadi kota dengan polusi terparah di Tanah Air. 

Dengan skor indeks kualitas udara (Air Quality Indeks/AQI) mencapai 153, kualitas udara wilayah ini masuk kategori tidak sehat bagi kelompok rentan, termasuk anak-anak dan lansia.

Yang lebih mengkhawatirkan, data IQ Air menunjukkan bahwa dalam beberapa hari terakhir, frekuensi kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat mencapai 22 kali. 

Fakta ini memberikan urgensi bagi Jakarta untuk mengambil langkah nyata dalam mengatasi polusi udara, sebab masalah pencemaran ini dapat menciptakan efek negatif yang signifikan. 

Riset Vital Strategies bersama Dinas Lingkungan Hidup Jakarta menyebutkan, polusi udara dapat mengakibatkan lebih dari 10.000 kematian, dan 5.000 kasus rawat inap akibat penyakit kardiorespirasi setiap tahun.

Laporan bertajuk Menuju Udara Bersih Jakarta juga mengungkapkan, pencarian solusi perbaikan kualitas udara mesti dilakukan secara nyata dan kolaboratif. Artinya, melibatkan berbagai pihak seperti masyarakat, pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan lain. 

Sebab, udara yang bersih merupakan hak bagi setiap orang, dan menjadi bagian dari kepuasan hidup masyarakat. Tengok saja minat kaum urban masyarakat Jakarta dalam beraktivitas di luar ruang, mulai dari berolahraga di Gelora Bung Karno, piknik di taman kota, sampai menikmati konser musik.

Kolaborasi dan Aksi Nyata

Melihat kondisi ini, Blibli Tiket Action, sebagai payung program ESG dari ekosistem Blibli Tiket, mengambil peran lebih mendalam dalam penanganan isu-isu lingkungan. Melalui program tahunan Langkah Membumi yang diselenggarakan sejak 2022, Blibli konsisten mengajak masyarakat mengadopsi gaya hidup sehat dan ramah lingkungan yang sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya pilar 3, 12, 13, dan 17.

Langkah Membumi mengambil peran sebagai “melting pot” multi-sektor untuk mendorong kolaborasi dan aksi nyata. Terlebih, perancangannya sejak awal mengutamakan aspek keberlanjutan, inklusif, dan inspiratif, sehingga relevan bagi semua pengunjung.

Tahun ini, Langkah Membumi mengusung konsep “Ecoground” yang akan mengajak partisipasi pengunjung secara lebih nyata yang berlangsung pada 8–9 November 2025 di Taman Kota PERURI, Jakarta Selatan.

“Lewat Langkah Membumi Ecoground 2025, kami ingin menunjukkan bahwa gaya hidup ramah lingkungan bisa menyenangkan, inklusif, dan inspiratif. Kuncinya ada pada kolaborasi lintas sektor,” kata Lisa Widodo, COO dan Co-Founder Blibli.

Kegiatan daur ulang kardus bekas di Langkah Membumi 2024. Dok/Blibli.
Kegiatan daur ulang kardus bekas di Langkah Membumi 2024. Dok/Blibli. (Katadata)

Mengusung tema CollaborAction for the Earth, selama dua hari Langkah Membumi Ecoground 2025 akan menghadirkan empat zona yang berlangsung simultan: Eco Motion (sport & wellness), Eco Market (produk berkelanjutan), Eco Labs (workshop praktis), dan Eco Stage (talkshow & hiburan). 

Program ini juga menghadirkan pengalaman teknologi hijau seperti kinetic floor, solar-powered charging station, dan area test drive kendaraan listrik.

Dengan menggandeng Jejakin, perusahaan teknologi iklim, setiap pengunjung yang membeli satu tiket festival setara dengan penanaman satu pohon mangrove. 

Untuk memastikan transparansi, dampak acara ini juga akan diukur bersama Life Cycle Indonesia dengan standar ISO 14040/44, menjadikan Langkah Membumi Ecoground sebagai salah satu event publik pertama yang mengukur jejak lingkungannya secara menyeluruh.

Aksi nyata ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat atas pentingnya penghijauan. Pasalnya, pepohonan memiliki peran vital, mulai dari menyerap karbon dioksida, memproduksi oksigen, hingga membantu menurunkan suhu udara yang kian panas akibat urbanisasi.

Blibli Tiket Action menyadari Jakarta membutuhkan aksi kolektif dan nyata. Tidak hanya bergantung pada program pemerintah melalui penambahan ruang terbuka hijau, partisipasi aktif dari komunitas dan warga untuk menanam pohon juga krusial. 

Selain menanam pohon, masyarakat bisa ikut berkontribusi pada lingkungan melalui kebiasaan sederhana, seperti mengurangi sampah plastik sekali pakai, menggunakan transportasi umum, menghemat energi di rumah, hingga memilih produk ramah lingkungan. Setiap aksi nyata punya arti besar bagi masa depan udara yang lebih segar.

Dan, setiap orang punya peran penting. Melalui Langkah Membumi Ecoground, kamu dapat menjadi bagian dari solusi nyata: satu pohon tambahan untuk Jakarta yang lebih hijau. 

Ikuti terus informasi terbaru tentang Langkah Membumi Ecoground 2025 di website blib.li/langkahmembumi.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...