Cegah Paparan Abu Anak Krakatau, Harga Masker N95 di Marketplace Beragam

Rahayu Subekti
7 September 2026, 12:02
masker n95, anak krakatau, abu gunung anak krakatau
ANTARA FOTO/FB Anggoro/wsj.
Pegawai menunjukan stok masker N95 logistik Dinas Kesehatan Provinsi Riau di Kota Pekanbaru, Riau.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Erupsi Gunung Anak Krakatau membuat masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik. Salah satu perlindungan yang dapat digunakan untuk mengurangi paparan partikel tersebut adalah masker respirator, termasuk masker N95.

“Jangan basahi masker, gunakan masker masker N95 atau KN95,” kata dokter Ilham Syahputra dala konten edukasi yang ia buat melalui akun Instagram pribadinya @dr.ilhamsyhputra, dikutip Senin (7/9).

Imbauan serupa disampaikan dokter Tirta Mandira Hudhi. Ia meminta masyarakat tetap menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan meskipun paparan abu terlihat tipis.

Menurut Tirta, abu vulkanik yang terlalu sering terhirup dapat mengganggu saluran pernapasan. “Itu bisa menyebabkan reaksi alergi dan bisa menyebabkan gangguan saluran pernapasan pada atas bahkan pada kondisi parah bisa menyebabkan bronkitis," kata Tirta dalam unggahan di akun TikTok pribadinya.

Imbauan penggunaan masker membuat permintaan masyarakat semakin tinggi. Terlebih, sebaran abu erupsi Gunung Anak Krakatau sudah terdeteksi hingga Jakarta, Bogor, Depok, Banten, dan Lampung.

Masker N95 dirancang untuk menyaring partikel di udara dan memberikan perlindungan lebih baik dibandingkan masker kain atau masker bedah biasa terhadap partikel berukuran kecil. Karena itu, penggunaan masker N95 dapat menjadi salah satu pilihan ketika masyarakat berada di wilayah yang terdampak abu vulkanik.

Di tengah kebutuhan perlindungan tersebut, masyarakat bisa mendapatkan masker N95 di apotek, minimarket, maupun marketplace atau e-commerce. Berdasarkan pantauan Katadata.co.id, di media sosial masyarakat mengeluhkan harga masker di marketplace mulai naik.

Namun, penelusuran pada sejumlah listing menunjukkan harga saat ini memang sangat bervariasi, tergantung merek, tipe, jumlah isi dalam kemasan, hingga penjual.

Harga N95 Beragam di Marketplace

Untuk masker 3M N95 di toko resminya yang berada di Shopee mencapai Rp 395 ribu per 20 pcs atau 1 pcs dibanderol sekitar Rp 19.700. Meski begitu, beberapa listing lainnya, bukan dari toko resmi, ada yang menawarkan Rp 166.600 per 25 pcs yang berarti hanya sekitar Rp 6.600 per pcs.

Harga yang bukan di toko resmi itu terbilang naik. Sebab, berdasarkan pantauan Katadata.co.id, harga masker 3M N95 pada Minggu (8/9) masih ada toko yang menjual sekitar Rp 3.000 per pcs.  

Namun masih ada merek terjangkau lain yang menjual masker N95. Salah satunya masker KN95 merek Kingfa yang dijual dengan harga Rp 38.000 per 10 pcs atau sekitar Rp 3.800 per pcs. Lalu masker KN95 merek Pokana yang dijual seharga Rp 161.500 per 12 pcs atau Rp 13.500 per pcs.

Di Tokopedia, masih ada penjual bukan toko resmi yang menjual masker N95 merek 3M dengan harga yang lebih murah yaitu Rp 160 ribu per 20 pcs atau Rp 8 ribu per pcs. Beberapa toko lain juga masih ada yang menjual masker N95 merek Onemed seharga Rp 44.600 per 20 pcs atau Rp 2.230 per pcs.

Masyarakat juga mulai memberikan informasi beberpa toko online yang masih menjual masker dengan harga terjangkau. “Di saat orang-orang mulai panic buying masker, ternyata masih ada seller yang nggak ikut-ikutan naikin harga,” kata akun @nurul.khasanah di media sosial Threads.

Ia membagikan akun penjual masker KN95 yang masih menjual harga masker Rp 12.999 per 10 pcs.

Akun @anggiuar bahkan membagikan gambar toko offline yang mendiskon sejumlah masker. Diskon yang diberikan yaitu 50% hingga beli satu gratis satu. Ia mengatakan beli masker N95 hanya seharga Rp 9 ribu per dua pcs di AEON Sentul City.

“Aeon habat banget, di saat pedagang naikin harga masker, eh ini didiskon 50%,” kata @anggiuar.

 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Rahayu Subekti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...