Gagal Dapat Investasi, Bank Digital Pertama di Australia Tutup

Desy Setyowati
2 Juli 2022, 13:33
Volt, bank digital, Australia
Crowdfundinsider
Volt Australia

Bank digital pertama yang mendapatkan lisensi di Australia Volt Bank Ltd akan menutup layanan pekan depan (5/7). Perusahaan ini gagal memperoleh investasi.

“Pengumuman penting kepada pemegang rekening. Volt Bank (Volt) menutup bisnis dan bermaksud mengembalikan lisensi perbankan,” kata Volt dikutip dari laman resminya, Sabtu (2/7).

Bank digital itu akan mengembalikan deposito dan menjual buku hipotek. “Pelanggan harus menarik dana mereka dari rekening bank Volt sebelum 5 Juli ,” demikian dikutip.

Tingkat bunga pada semua akun telah disetel ke nol. “Semua bunga telah ditambahkan ke akun Anda hingga 29 Juni, ketika tingkat bunga diubah menjadi nol,” ujar Volt.

Bunga itu dibayarkan ke akun Volt nasabah pada 29 Juni. Sedangkan untuk akun ‘Simpan dan Belanjakan’ dikirim kemarin (1/7).

Volt menyarankan semua pelanggan segera berhenti menggunakan akun rekening mereka. “Jika akun Anda adalah Deposito Term, tidak akan ada biaya pemutusan sehubungan dengan penutupan awal,” ujar perusahaan.

Bank digital itu tidak akan menutup akun rekening nasabah sebelum saldonya berubah menjadi Rp 0.

Volt mengatakan, Australian Prudential Regulation Authority (APRA) memantau proses penutupan tersebut. Selain itu, simpanan dilindungi di bawah Skema Klaim Keuangan Pemerintah Australia (FCS) yang menjamin simpanan hingga AUD 250 ribu per pemegang rekening.

“Anda dapat mengetahui informasi lebih lanjut tentang jaminan di situs web FCS,” katanya.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...