Mengenal Istilah Cashless Anxiety: Ketika Dompet Digital Jadi Andalan Gen Z
Di era digital, transaksi tanpa uang tunai atau cashless telah menjadi gaya hidup. Dompet digital seperti GoPay menjadi alat pembayaran sehari hari karena praktis, cepat, dan terintegrasi dengan berbagai layanan modern.
Kebiasaan ini semakin kuat seiring kemudahan bertransaksi melalui aplikasi GoPay dan sistem pembayaran berbasis kode QR seperti QRIS GoPay.
Namun, di balik kenyamanan tersebut, muncul fenomena baru bernama cashless anxiety, yaitu kecemasan yang muncul saat akses ke dompet digital bermasalah. Artikel ini akan membahas apa itu cashless anxiety, mengapa Gen Z sangat bergantung pada dompet digital, serta bagaimana cara mengelola kecemasan finansial di era serba digital.
Apa Itu Cashless Anxiety?
Cashless anxiety adalah bentuk kecemasan yang muncul ketika seseorang tidak dapat mengakses dompet digitalnya, baik karena gangguan teknis, saldo kosong, ataupun koneksi internet yang buruk. Fenomena ini semakin umum terjadi pada Gen Z yang jarang membawa uang tunai sebagai cadangan.
Kecemasan biasanya muncul ketika pengguna tidak bisa membayar transportasi, makanan, atau kebutuhan mendesak lainnya. Kondisi ini bahkan berkaitan erat dengan perilaku konsumtif dan rendahnya literasi keuangan di kalangan anak muda yang terlalu bergantung pada transaksi digital.
Mengapa Gen Z Sangat Bergantung pada Dompet Digital?
Generasi Z tumbuh di tengah pesatnya perkembangan teknologi sehingga terbiasa dengan layanan yang serba digital. Berdasarkan survei dari Kandence International sebagian besar Gen Z di Indonesia menggunakan e-wallet sebagai metode pembayaran utama.
Dompet digital menawarkan kecepatan dan kenyamanan karena dapat digunakan kapan saja serta terhubung dengan ekosistem layanan yang luas. Selain itu, Gen Z lebih memilih aplikasi yang mendukung berbagai kebutuhan seperti belanja online, transportasi, hingga hiburan, sehingga kepraktisan menjadi faktor utama meningkatnya ketergantungan pada dompet digital.
Dampak Cashless Anxiety terhadap Perilaku Finansial
Tingginya ketergantungan pada dompet digital dapat memengaruhi perilaku finansial Gen Z. Salah satu dampak yang sering muncul adalah impulsif spending karena transaksi dapat dilakukan hanya dengan beberapa ketukan.
Kontrol terhadap pengeluaran harian juga menjadi lebih lemah karena semua pembayaran terasa instan. Kecemasan meningkat saat saldo menipis atau terjadi gangguan sistem sehingga pengguna merasa tidak siap secara finansial.
Selain itu, rendahnya literasi keuangan membuat Gen Z lebih rentan mengalami stres finansial apabila tidak mampu mengatur penggunaan uang secara bijak.
Cara Mengelola Cashless Anxiety
Untuk mengurangi dampak negatif dari cashless anxiety, ada beberapa langkah sederhana yang bisa diterapkan, khususnya oleh Gen Z yang aktif bertransaksi digital:
- Selalu siapkan uang tunai cadangan untuk kondisi darurat seperti gangguan sinyal atau aplikasi bermasalah
- Gunakan fitur budgeting pada dompet digital agar pengeluaran tetap terkendali
- Aktifkan notifikasi saldo dan transaksi untuk membantu memantau kondisi keuangan
- Tingkatkan literasi keuangan melalui konten edukasi supaya kebiasaan finansial menjadi lebih bijak
GoPay sebagai Solusi Dompet Digital yang Aman dan Terpercaya
Di tengah fenomena cashless anxiety, GoPay hadir sebagai dompet digital yang stabil dan terintegrasi dengan beragam layanan. GoPay menyediakan fitur PayLater, alat budgeting, serta notifikasi transaksi yang membantu pengguna memantau pengeluaran.
Terhubung langsung dengan layanan Gojek dan berbagai merchant online, GoPay memudahkan proses top up dan pembayaran sehingga mengurangi risiko gangguan transaksi.
Selain itu, GoPay juga aktif dalam menyebarkan edukasi finansial melalui campaign mereka dan program komunitas yang mendukung kebiasaan konsumsi yang lebih sehat serta mendorong pengelolaan uang yang lebih bertanggung jawab bagi penggunanya.
Cashless anxiety adalah fenomena nyata yang dialami banyak Gen Z seiring meningkatnya penggunaan dompet digital dalam kehidupan sehari hari. Ketergantungan pada layanan cashless perlu diimbangi dengan manajemen finansial yang baik agar tidak menimbulkan kecemasan berlebihan.
Tentu, melalui strategi pengelolaan yang tepat, pengguna tetap dapat menikmati kemudahan teknologi sambil menjaga kendali atas keuangan pribadi dan tetap merasa aman dalam setiap transaksi.
Jika Anda merupakan pengguna aktif dompet digital, pastikan memilih platform yang aman dan mendukung kesejahteraan finansial. GoPay dapat menjadi pilihan untuk transaksi harian yang praktis dengan fitur pendukung pengelolaan keuangan yang lebih tenang dan terencana.
Anda bisa mulai dengan memanfaatkan fitur notifikasi dan budgeting untuk mengontrol pengeluaran, sehingga pengalaman bertransaksi menjadi lebih nyaman dan terarah.

