Meta Perkenalkan Kacamata VR dan Muse Charm yang Gunakan Agen AI

Image title
25 September 2026, 13:39
Meta, Agen AI, kacamata VR
Meta.com
CEO Meta Mark Zuckerberg dalam acara Meta Connect mengumumkan Meta Virtual Reality (VR) Glasses atau kacamata VR sebagai produk baru dari perusahaan tersebut.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

CEO Meta Mark Zuckerberg dalam acara Meta Connect mengumumkan Meta Virtual Reality (VR) Glasses atau kacamata VR sebagai produk baru dari perusahaan tersebut. Produk ini merupakan tekad Meta dalam mengembangkan konsep metaverse-nya sekaligus melanjutkan pengembangan teknologi agen kecerdasan buatan (AI agent). 

“Kami telah menciptakan perangkat VR yang baru. Perangkat ini mampu memberikan sensasi kehadiran dan keterlibatan yang luar biasa, layar beresolusi tinggi, serta tampilan dunia di sekitar pengguna. Semua ini dapat dinikmati melalui sepasang kacamata saja,” kata Zuckerberg dalam acara Meta Connect, dikutip dari CNBC, Rabu (23/9).

Meta VR Glasses memiliki bentuk yang lebih ramping dan berat yang lebih ringan dibandingkan VR merek Quest yang diproduksi oleh perusahaan ini sebelumnya. Namun, harganya juga lebih mahal, yaitu US$1.299 atau Rp23,29 juta (kurs Rp17.930 per US$) yang rencananya akan dijual pada musim semi tahun 2027.

Produk ini merupakan perangkat VR pertama yang diproduksi oleh Meta sejak tahun 2024, ketika perusahaan tersebut memperkenalkan Quest 3S dengan harga US$299 atau Rp5,36 juta.

Selain kacamata VR, Zuckerberg memperkenalkan perangkat genggam bernama Muse Charm yang dirancang untuk digunakan bersama sistem Muse AI. Zuckerberg belum menjelaskan secara rinci fungsi perangkat tersebut. Ia mengatakan pengguna dapat berkomunikasi dengan agen AI Meta melalui Muse Charm tanpa perlu membuka kunci ponsel atau mengaktifkan aplikasi.

Meta juga belum mengumumkan harga perangkat tersebut. Menurut Zuckerberg, perusahaan masih menyelesaikan pengembangan Muse Charm dan menargetkan peluncurannya pada musim liburan Natal pada Desember mendatang.

“Kami telah memasukkan banyak sekali teknologi canggih ke dalam perangkat kecil ini,” ujar Zuckerberg.

Menurut dia, Muse Charm dapat menjadi cara untuk berkomunikasi dengan agen AI Meta ketika pengguna tidak mengenakan kacamata. Perangkat tersebut juga dapat membantu agen AI memahami kondisi di sekitar pengguna.

Kacamata Jadi Komputer Mini

Kacamata VR baru Meta menggunakan perangkat eksternal yang dilengkapi prosesor dan baterai dari Qualcomm. Sistem tersebut memungkinkan sebagian komponen pemrosesan tidak ditempatkan langsung di dalam kacamata.

Penggunaan perangkat eksternal juga membantu Meta mengurangi bobot dan ukuran kacamata. Perangkat tersebut dapat menampilkan gambar dengan kualitas lebih tinggi dibandingkan Quest generasi sebelumnya.

Meta juga membekali kacamata tersebut dengan sensor yang dapat melacak pergerakan mata dan tangan pengguna. Dengan teknologi tersebut, pengguna dapat berinteraksi dengan perangkat tanpa menggunakan kontroler khusus.

Pengembangan perangkat ini memperlihatkan upaya Meta menggabungkan teknologi VR dengan sistem AI yang dapat berinteraksi langsung dengan pengguna. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengembangkan perangkat komputasi baru yang terhubung dengan teknologi AI agent. 

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...