Mozambik Tertarik Belajar Batik, Indonesia Bidik Peluang Ekspor Tekstil

Desy Setyowati
23 Oktober 2026, 17:03
Indonesia dan Mozambik, wcce, batik,
Kemenekraf
Indonesia dan Mozambik menjajaki kerja sama di bidang ekonomi kreatif, termasuk subsektor kriya, film, dan fesyen
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Indonesia dan Mozambik menjajaki kerja sama di bidang ekonomi kreatif, termasuk subsektor kriya, film, dan fesyen. Salah satu peluang yang dibahas adalah ketertarikan Mozambik mempelajari teknik Batik Indonesia untuk memproduksi kain tradisional Kapulana secara lokal.

Kerja sama tersebut dibahas dalam pertemuan bilateral antara Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Irene Umar, dan Wakil Menteri Seni dan Kebudayaan Mozambik, Matilde Martins Muocha Makara, di sela-sela penyelenggaraan The 5th World Conference on Creative Economy (WCCE) 2026 di Jakarta, Kamis (22/10), dikutip dari siaran pers.

Melalui transfer pengetahuan teknik Batik, Mozambik ingin mengembangkan produksi kain tradisional Kapulana sekaligus melestarikan warisan budayanya. Kolaborasi ini juga membuka peluang penetrasi pasar internasional bagi pelaku industri tekstil Indonesia.

Pemerintah Mozambik mengapresiasi keberhasilan Indonesia dalam mengintegrasikan tata kelola budaya, komunikasi, dan ekonomi kreatif. Sebagai tindak lanjut, Mozambik berkomitmen mengadaptasi model pengembangan tersebut melalui program pelatihan dan transfer pengetahuan, khususnya pada subsektor kriya dan tekstil.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengatakan pemerintah Indonesia menetapkan ekonomi kreatif sebagai mesin pertumbuhan ekonomi baru melalui penguatan 21 subsektor ekonomi kreatif yang terbagi dalam kategori digital dan non-digital.

Seluruh subsektor tersebut didorong untuk saling berkolaborasi guna menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan, baik di tingkat lokal maupun global.

"Kami berbeda dari Kementerian Kebudayaan. Jika fokus mereka adalah pada preservasi budaya, bagi kami, budaya itu adalah penggerak ekonomi. Melalui kolaborasi bersama Mozambik, kami ingin mendorong pertukaran pengetahuan dalam pengelolaan industri kreatif serta memaksimalkan nilai ekonomi dari kekayaan budaya lokal agar memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” ujar Irene.

Jajaki Kerja Sama Pengembangan Industri Kreatif

Selain subsektor kriya dan tekstil, Indonesia dan Mozambik menjajaki sejumlah peluang kolaborasi strategis, termasuk pertukaran pengetahuan dalam pengelolaan warisan budaya serta penyelenggaraan pameran seni bersama untuk memperkenalkan kekayaan tradisi masing-masing negara.

Kedua negara juga merencanakan penyusunan kerangka kerja sama teknis yang berfokus pada pengembangan kapasitas pelaku seni, pengrajin, dan pengelola museum di daerah.

Irene mengatakan penguatan ekonomi berbasis kebudayaan diharapkan dapat menjaga warisan sejarah dan ingatan kolektif bangsa sekaligus menjadi penggerak ekonomi yang inklusif di daerah.

Sementara itu, Matilde Martins Muocha Makara menyambut peluang kerja sama tersebut. Ia menyatakan pemerintah Mozambik berkomitmen melangkah ke tahap yang lebih konkret untuk menggali potensi ekosistem ekonomi kreatif kedua negara.

"Saya senang mengetahui adanya peluang besar untuk bekerja sama. Kami berkomitmen melangkah ke tahap yang lebih konkret untuk mengoperasikankan dan menggali potensi ekosistem ekonomi kreatif secara lebih mendalam," ujar Matilde.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Republik Mozambik, Kartika Candra Negara, juga menyambut komunikasi intensif kedua negara untuk mewujudkan sinergi ekonomi kreatif yang konkret.

Kolaborasi lintas subsektor, mulai dari kriya tekstil, film, hingga fesyen, diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekosistem kreatif kedua negara sekaligus mempererat hubungan diplomasi dan ikatan kebudayaan antarmasyarakat.

Kerja sama ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi pembentukan program kemitraan jangka panjang Indonesia dan Mozambik di subsektor seni rupa, kriya, serta seni pertunjukan.

Kementerian Ekonomi Kreatif menyatakan akan terus memperluas jejaring diplomasi internasional untuk mendukung keberlanjutan ekosistem ekonomi kreatif nasional di tingkat global.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...