PT Sri Rejeki Isman atau Sritex, raksasa industri tekstil Indonesia, resmi berhenti beroperasi dan melakukan PHK terhadap 10.665 karyawan setelah menggelar perpisahan
Menteri Perdagangan Budi Santoso menargetkan selesai merevisi Permendag terkait industri tekstil yang telah menyebabkan PHK massal dan bertujuan memperbaiki dampak negatifnya pada ketenagakerjaan.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto berencana membangun kerja sama ekonomi bilateral dengan Amerika Serikat (AS), pasca Donald Trump dilantik jadi Presiden AS.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Industri Kimia, Farmasi, dan Tekstil Kementerian Perindustrian Reni Yanita mengatakan Permendag Nomor 8 Tahun 2024 telah membuat industri tekstil nasional terpukul.
Bangkok kini menjadi tujuan belanja pakaian grosir favorit di Asia Tenggara, termasuk bagi orang-orang Indonesia. Sebaliknya, pamor Tanah Abang sebagai pusat grosir terbesar ASEAN justru meredup.
Kemenperin mendapatkan salinan putusan Mahkamah Agung untuk menjamin kaum produksi Sritex berlanjut pasca status pailit ditetapkan oleh Pengadilan Negeri Semarang.
Presiden Prabowo Subianto berjanji akan melindungi industri tekstil Tanah Air dari serangan barang impor. Ia mengancam akan menenggelamkan kapal yang terbukti membawa barang tekstil illegal.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer menuding penyebab utama rontoknya banyak perusahaan tekstil adalah penerbitan Peraturan Menteri Perdagangan No 8 Tahun 2024.
Kementerian Ketenagakerjaan mencatat, lebih dari 80 ribu karyawan yang terkena pemutusan hubungan kerja atau PHK sejak Januari hingga awal Desember 2024.
Kementerian Ketenagakerjaan memprioritaskan hak-hak pekerja Sritex pasca penolakan kasasi oleh MA, dan pemerintah optimistis mendukung keberlangsungan produksi Sritex.