Gim PUBG Blokir Jutaan Akun dalam Sepekan karena Bermain Curang
Pengembang gim Player Unknown's Battlegrounds (PUBG), Tencent memblokir jutaan pemain curang (cheater) dalam sepekan. Raksasa teknologi asal Tiongkok ini pun mengembangkan sistem anti-kecurangan.
Sistem itu dapat mendeteksi akun pemain yang curang. Tencent juga akan mengkaji laporan terkait kecurangan dan memblokir akun yang terbukti curang. "Beri tahu, sehingga kami dapat memblokir mereka," kata perusahaan melalui akun Twitter @PUBGMOBILE, Jumat (22/1).
Dalam laporan terbaru Tencent, ada 1.217.342 akun pemain PUBG yang diblokir permanen selama 8-14 Januari. "Mayoritas pemblokiran disebabkan oleh tindakan kecurangan, seperti modifikasi model karakter, peretasan auto-aim, dan X-ray vision," kata perusahaan. Auto-aim memungkinkan pemain membidik musuh secara otomatis.
Sebanyak 24% akun yang diblokir karena memodifikasi model karakter. Lalu, 24% meretas auto-aim. Kemudian, 22% kecurangan berupa penggunaan X-ray vision dan 7% modifikasi model karakter. Kecurangan lainnya seperti modifikasi kerusakan area 7% dan meretas sistem yang mengatur kecepatan 12%.
Sekitar 38% pemain curang yang diblokir tersebut mendapatkan peringkat Bronze atau paling rendah. Kemudian, 11% peraih strata Silver, 9% Gold, 11% Platinum, 12% Diamond, 10% Crown, 6% Ace, dan 3% Conqueror.
PUBG gencar memblokir akun pemain curang untuk meningkatkan keamanan platform. Selain membuat permainan tidak adil, sistem anti-kecurangan dapat mendeteksi plugin pihak ketiga yang diunduh dalam permainan. Selain itu, dapat mengubah file secara ilegal.
Dikutip dari Bloomberg, Tencent membantu kepolisian Tiongkok untuk menangkap 120 developer yang mendukung kecurangan di PUBG, pada 2018 lalu. Ini diketahui dari hasil kajian terhadap delapan akun teratas di leaderboard PUBG yang terhubung langsung dengan server pesan milik Tencent, QQ.
Para pemain yang ingin mendapatkan perangkat lunak (software) untuk bermain curang dari oknum developer, mengirimkan pesan ke akun-akun yang terdeteksi. Salah satu pengembang menjual software sekitar US$ 15 atau Rp 210 ribu.
"PUBG akan terus tumbuh, tetapi para pemain curang menghambat pertumbuhan," kata Analyst Kiwoom Securities Kim Hak-joon dikutip dari Bloomberg, pada 2018 lalu (16/1/2018).
Per Mei 2020, PUBG Mobile menjadi game online terlaris di dunia versi Sensor Tower. "Game mobile terlaris pada Mei yakni PUBG Mobile dari Tencent," demikian dikutip dari laporan Sensor Tower, medio tahun lalu (9/6). Paling banyak berasal dari App Store
Berdasarkan perhitungan Sensor Tower melalui platform Store Intelligence, pengeluaran pengguna PUBG Mobile mencapai US$ 226 miliar atau sekitar Rp 3,2 triliun. Nilai ini tumbuh 41% secara tahunan (year on year/yoy).
Store Intelligence dapat meninjau metrik histori kinerja gim online, yang diunduh di App Store dan Google Play Store. Platform ini juga diklaim dapat menghitung pendapatan aplikasi dan perkiraan unduhan.
Sedangkan data peringkat gim online per September 2019 dapat dilihat pada Databoks di bawah ini:
