Amazon Pangkas 110 Karyawan dari Unit Bisnis Podcast Wondery
Amazon memangkas sekitar 110 karyawan dari studio podcast Wondery. Meski demikian, perusahaan mengatakan tak menutup akan menutup studio tersebut.
Melansir pernyataan Amazon kepada TechCrunch (4/8), perusahaan menegaskan Wondery akan tetap beroperasi dan terus mengembangkan podcast berbasis kreator di bawah merek Wondery.
Namun, perusahaan melakukan perubahan struktur dengan memisahkan tim yang menangani podcast naratif Wondery dari tim yang mengembangkan konten kreator.
Sebagai bagian dari restrukturisasi, unit studio podcast naratif Wondery, yang dikenal lewat produksi seperti Dr. Deathdan American Scandal, akan digabungkan ke dalam Audible, layanan audiobook dan podcast milik Amazon.
Sedangkan podcast berbasis kreator seperti milik Jason dan Travis Kelce akan ditempatkan di tim baru bernama "creator services".
“Lanskap podcast telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, terutama dengan naiknya konten video berbasis kreator,” kata Amazon dalam pernyataan tertulis, dikutip dari TechCrunch (4/8).
“Perubahan ini mencerminkan evolusi tersebut dan akan menyederhanakan integrasi Wondery lebih lanjut ke dalam ekosistem Amazon. Dengan perubahan ini, kami dapat lebih mendukung kreator dalam memonetisasi konten mereka, memperluas brand mereka, serta memudahkan proses bagi pengiklan dan membuat konten lebih mudah diakses audiens.”
Meskipun mempertahankan merek Wondery, perubahan strategi ini juga disebut menandai bisnis podcast belum berjalan sesuai harapan Amazon.
Meski telah menggaet sejumlah nama besar, perusahaan kini menggeser fokus untuk bersaing dengan pemain besar seperti Spotify dan YouTube yang semakin menonjol dalam format podcast berbasis video.
Bloomberg sebelumnya juga melaporkan bahwa CEO Wondery, Jen Sargent, akan meninggalkan perusahaan sebagai bagian dari reorganisasi tersebut.
