Viral Satu Kali Chat ChatGPT Habiskan 2 Botol Air, Ini Faktanya

Desy Setyowati
14 November 2025, 16:52
ChatGPT,
Urdu Technology
ChatGPT
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Viral di media sosial X bahwa satu permintaan ke platform AI seperti ChatGPT membutuhkan air hingga dua botol. Bagaimana faktanya?

Akun di X dengan nama @karaaaes mengunggah konten pada Rabu (12/11) bahwa satu query di platform AI membutuhkan dua botol air. “Saya tanya ke senior di IT Company, katanya setiap kali kita membuat prompt itu menghabiskan dua botol air bersih untuk biaya cooling server AI,” kata dia.

Unggahan itu tayang tiga juta kali dan 9.000 kali diunggah ulang. Konten ini juga mendapatkan 51 ribu suka.

Riset bertajuk ‘Penjadwalan LLM Berkelanjutan yang Sadar Karbon dan Hemat Air di Pusat Data Cloud Terdistribusi Geo’ menyebutkan penggunaan air tawar mencapai 500 mililiter untuk setiap 20 sampai 50 permintaan ke LLM.

“Untuk mengatasi isu-isu keberlanjutan yang penting ini dengan LLM, kami mengusulkan kerangka kerja baru yang disebut SLIT untuk mengoptimalkan bersama kualitas layanan LLM, emisi karbon, penggunaan air, dan biaya energi,” kata dia.

Penelitian MIT Technology Review memperkuat prediksi itu. Penggunaan daya AI diperkirakan dapat melampaui seluruh listrik yang saat ini digunakan oleh pusat data Amerika Serikat pada 2028, setara untuk memberi daya 22% rumah tangga AS setiap tahun.

"Konsumsi listrik itu cukup untuk memberi daya pada 22% rumah tangga AS setiap tahun," demikian dikutip.

Selain listrik, konsumsi air untuk pendinginan server juga menjadi perhatian. Pusat data mengandalkan air ultra-murni untuk menjaga suhu optimal dan mencegah kotoran mikro pada cip.

Peneliti dari MIT Technology Review memperkirakan pelatihan model GPT-3, fondasi ChatGPT dan Sora 2, dapat menghabiskan sekitar 700 ribu liter air tawar di fasilitas Microsoft di AS. Permintaan global akan air tawar untuk keperluan AI diperkirakan mencapai empat sampai enam miliar meter kubik per tahun pada 2027.

Faktor lain yakni produksi perangkat keras. Studi pada 2023 menemukan bahwa pembuatan cip memerlukan air ultra-murni dalam jumlah besar, proses kimia intensif energi, serta mineral langka seperti kobalt dan tantalum.

Produksi GPU kelas atas juga menghasilkan jejak karbon jauh lebih besar dibandingkan sebagian besar perangkat elektronik konsumen seperti ponsel dan laptop.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...