Melinda Gates Minta Bill Gates Jujur soal Berkas Epstein
Melinda Gates meminta mantan suaminya, Bill Gates untuk jujur terkait berkas pelaku kejahatan seksual anak Jeffrey Epstein, yang diunggah Departemen Kehakiman Amerika Serikat atau DOJ.
Dalam wawancara di acara podcast ‘Wild Card’ NPR pada Selasa (3/2) waktu AS, Melinda Gates mengatakan dia merasa sedih luar biasa melihat nama Bill Gates disebutkan dalam kumpulan berkas baru terkait Epstein.
“Pertanyaan apa pun yang masih tersisa di sana, itu untuk orang-orang tersebut, dan bahkan untuk mantan suami saya, mereka yang harus menjawab hal-hal itu, bukan saya,” kata Melinda Gates, dikutip dari NBC News, Rabu (4/2).
“Dan saya sangat senang bisa menjauh dari semua kekacauan yang ada di sana,” Melinda Gates menambahkan.
Ia mengatakan informasi seputar gadis-gadis yang diduga menjadi korban perdagangan orang maupun kejahatan seksual, sebagaimana tertera di berkas Epstein, sangat memilukan.
“Saya ingat saat seusia gadis-gadis itu. Saya ingat putri-putri saya seusia mereka,” kata dia.
Bill Gates adalah salah satu dari beberapa pria terkaya dan paling terkemuka di dunia yang disebutkan dalam jutaan berkas terkait Epstein, yang dirilis oleh DOJ pada Jumat (30/1).
Dalam serangkaian email sejak 2013 yang dikirim Epstein kepada dirinya sendiri, ia tampaknya menyiratkan bahwa Bill Gates berselingkuh dan mencari narkoba ilegal.
Juru bicara Bill Gates membantah tuduhan itu. “Klaim ini benar-benar tidak masuk akal dan sepenuhnya salah,” kata dia.
Ia juga menambahkan bahwa email itu merupakan langkah frustrasi Epstein karena tidak lagi bisa berkomunikasi dengan Bill Gates. Email-email itu juga disebut sebagai upaya menjebak dan mencemarkan nama baik Gates.
Dalam salah satu emailnya, Epstein menulis bahwa ia telah memutuskan untuk mengundurkan diri dari peran yang diembannya di Gates Foundation dan BG3, lembaga think tank yang didirikan oleh Bill Gates. Ia mundur karena terlibat dalam perselisihan rumah tangga yang serius antara Melinda dan Bill.
“Saya sangat menghormati teman saya selama tujuh tahun, dan mendoakan yang terbaik untuk mereka berdua,” tulis Epstein.
Dengan banyak kesalahan ketik, Epstein menulis tentang hubungannya dengan Bill Gates: “Dalam peran saya sebagai tangan kanannya, saya telah beberapa kali diminta dan, jika dilihat ke belakang, secara keliru menyetujui untuk berpartisipasi dalam hal-hal yang berkisar dari yang tidak pantas secara moral hingga yang tidak bermoral, dan telah berulang kali diminta untuk melakukan hal-hal lain yang mendekati dan berpotensi melampaui batas ilegal.”
Epstein menggambarkan aktivitas tersebut sebagai upaya membantu Bill Gates mendapatkan narkoba dan obat penyakit seksual menular, serta memfasilitasi pertemuan rahasia dengan perempuan yang sudah menikah.
Melinda dan Bill Gates menikah selama 27 tahun sebelum bercerai pada 2021. Perceraian terjadi ketika tersiar kabar Bill Gates berselingkuh dengan seorang staf Microsoft pada 2019.
Bill Gates mengakui perselingkuhan itu dalam pernyataan kepada The New York Times pada 2021.
“Saya harus meninggalkan pernikahan. Saya merasa pada akhirnya saya perlu meninggalkan yayasan ini (Yayasan Bill & Melinda Gates),” kata Melinda Gates pada Selasa (3/2). “Jadi ini sangat menyedihkan. Itulah kenyataannya.”
Tokoh-tokoh penting lainnya yang disebutkan dalam berkas Epstein di antaranya Presiden Donald Trump, Elon Musk, mantan Pangeran Andrew, dan mantan Presiden Bill Clinton.
Trump, Musk, dan Clinton membantah telah melakukan kejahatan. Mereka juga belum dituduh oleh pihak berwenang melakukan kejahatan apa pun terkait dengan Epstein.
Epstein meninggal di balik jeruji besi saat menunggu persidangan atas tuduhan perdagangan seks pada 2019. Kematiannya dinyatakan sebagai bunuh diri.
Melinda Gates mengatakan pada Selasa (3/2), bahwa detail tentang Bill Gates dalam berkas Epstein sulit baginya. Sebab, hal itu membangkitkan kembali kenangan akan masa-masa yang sangat, sangat menyakitkan dalam pernikahannya.
“Saya sengaja menepisnya dan melanjutkan hidup,” katanya. “Saya berada di titik yang sangat indah dan tak terduga dalam hidup saya.”
“Bagi saya, saya sudah bisa melanjutkan hidup,” ujar Melinda Gates. “Dan saya berharap ada keadilan bagi para perempuan-perempuan itu sekarang.”
