Mengenal Pekerjaan Ahli Strategi YouTube di Balik Viralnya YouTuber MrBeast
Di balik kesuksesan YouTuber Jimmy Donaldson atau MrBeast, ada sosok yang jarang tampil di depan kamera namun punya pengaruh besar terhadap performa video. Ia adalah Paddy Galloway, seorang ahli strategi YouTube yang dikenal sebagai ‘pembisik YouTube’ di kalangan kreator konten global.
Menurut laporan CNBC International dalam, banyak YouTuber besar kini membayar mahal jasa konsultan strategi untuk membantu meningkatkan jumlah penonton, retensi hingga peluang video menjadi viral.
Siapa Paddy Galloway?
Paddy Galloway merupakan konsultan YouTube asal Irlandia yang mulai aktif di platform itu sejak 2006, hanya setahun setelah YouTube diluncurkan.
Ia awalnya membuat video analisis mengenai bagaimana kreator besar berkembang di YouTube. Beberapa video populernya membahas strategi pertumbuhan kanal milik MrBeast, Peter McKinnon hingga Logan Paul.
Popularitas video analisis itu membuat MrBeast tertarik bekerja langsung dengannya.
Dalam situs resmi dan profil LinkedIn, Galloway menyebut dirinya membantu kreator dan brand memahami ‘apa yang membuat orang mengklik dan menonton video’. Ia juga mengklaim para kliennya menghasilkan ratusan juta penayangan setiap bulan.
Selain MrBeast, sejumlah kreator besar dunia diketahui menggunakan jasa Galloway, di antaranya:
- Jimmy Donaldson atau MrBeast
- Jesse Riedel
- Humphrey Yang
- Forrest Galante
- Ryan Trahan
- Sidemen
Dalam laporan CNBC Internasional, kreator olahraga Jesser menyebut Galloway sebagai sosok yang membantu dirinya mengubah pendekatan videonya menjadi lebih universal agar dapat dinikmati audiens yang lebih luas.
Sementara Humphrey Yang mengatakan perubahan kecil dalam judul video yang disarankan Galloway bisa berdampak besar terhadap performa konten.
Apa Itu Pekerjaan Ahli Strategi YouTube?
Profesi ahli strategi YouTube kini berkembang pesat seiring meningkatnya persaingan di platform video tersebut.
Tugas mereka bukan sekadar memberi saran, melainkan ikut terlibat dalam hampir seluruh proses kreatif video, mulai dari ide awal hingga evaluasi setelah tayang.
Dalam wawancara dengan CNBC Internasional, Galloway menjelaskan timnya menganalisis pola video viral, performa thumbnail hingga titik ketika penonton berhenti menonton.
Salah satu contohnya terjadi pada kanal Forrest Galante. Tim Galloway menemukan bahwa setiap kali kura-kura muncul dalam video, tingkat keterlibatan penonton menurun drastis.
“Mungkin karena kura-kura lebih umum dan mereka agak lambat,” kata Galloway kepada CNBC Internasional, Senin (11/5). Temuan seperti itu kemudian dipakai untuk menentukan arah konten berikutnya.
Bagaimana Paddy Galloway Bekerja?
Paddy Galloway dikenal fokus pada tiga aspek utama: ide video, judul, dan thumbnail.
Dalam podcast bersama kreator dan mantan pegawai YouTube Jon Youshaei, Galloway menjelaskan bahwa ide video adalah faktor paling penting dalam pertumbuhan kanal.
Ia membantu kreator memilih konsep video yang mudah dipahami banyak orang, memicu rasa penasaran, dan punya peluang besar direkomendasikan algoritma YouTube.
Selain itu, Galloway terkenal sangat detail dalam menyusun judul video. Humphrey Yang mengatakan bahwa satu judul video bisa dibahas selama 30 menit hanya untuk mengganti beberapa kata.
Galloway dan timnya juga rutin memantau data retensi penonton di YouTube Studio untuk melihat bagian mana yang membuat audiens berhenti menonton.
Pendekatan itu mirip dengan sistem produksi konten MrBeast yang dikenal sangat mengandalkan data penonton.
Menurut CNBC Internasional, Galloway memiliki tujuh staf yang khusus menganalisis tren YouTube dan tiga perusahaan lain, termasuk Upright Media yang membantu produksi dan editing video.
Klien-klien besar mereka berkomunikasi setiap hari melalui Slack untuk membahas thumbnail, performa video hingga ide konten baru.
Biaya jasanya pun tidak murah. Galloway mengatakan tarif konsultasinya dimulai dari sekitar US$ 15 ribu per bulan atau sekitar Rp 247 juta (kurs Rp16.500 per dolar AS), dan bisa jauh lebih tinggi tergantung proyek.
Industri Baru di Balik Ledakan Ekonomi Kreator
Munculnya profesi ahli strategi YouTube tidak lepas dari pertumbuhan ekonomi kreator global.
Menurut laporan Goldman Sachs 2025 yang dikutip CNBC Internasional, sekitar 67 juta orang kini menganggap dirinya sebagai kreator konten online dan jumlah itu diperkirakan melampaui 100 juta orang pada 2030.
Di saat yang sama, YouTube kini menjadi platform streaming terbesar di AS dengan pangsa 12,7% dari total aktivitas streaming menurut Nielsen.
Kondisi itu membuat persaingan antarkreator semakin ketat dan memunculkan kebutuhan terhadap spesialis yang memahami algoritma, psikologi penonton, hingga strategi distribusi konten.
“Algoritma hanya akan memberi penghargaan pada apa yang ingin ditonton orang,” kata mantan direktur retensi MrBeast, Mario Joos, kepada CNBC Internasional.
