AS dan Cina Bahas Mekanisme Baru untuk Pantau Risiko AI

Image title
22 September 2026, 13:17
AS, Cina, AI
Katadata
Pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) dan Cina membahas rencana pembentukan mekanisme notifikasi baru untuk menangani kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi berdampak terhadap keamanan nasional.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) dan Cina membahas rencana pembentukan mekanisme notifikasi baru untuk menangani kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi berdampak terhadap keamanan nasional.

Menurut laporan BBC News, Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengatakan pembahasan tersebut dilakukan dalam pertemuannya dengan Wakil Perdana Menteri China He Lifeng di New York pada Minggu.

Pertemuan tersebut berlangsung menjelang pertemuan tingkat tinggi antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Cina Xi Jinping yang dijadwalkan berlangsung di Washington pada pekan ini.

Bessent mengatakan kedua negara perlu meningkatkan transparansi dalam menghadapi perkembangan AI, terutama karena AS dan Cina merupakan dua negara dengan kemampuan AI terdepan di dunia.

“Kami berpandangan seperti halnya aktivitas lintas batas lainnya, beralih dari kondisi yang tidak transparan menuju transparansi yang lebih besar antara negara dengan kekuatan AI nomor satu dan nomor dua di dunia merupakan hal yang sangat penting,” kata Bessent kepada wartawan setelah pertemuan tersebut.

Menurut Bessent, pembicaraan AS-Cina juga mencakup sejumlah isu ekonomi dan perdagangan. Salah satunya adalah rencana untuk mengoperasionalkan proses identifikasi potensi penurunan tarif terhadap barang melalui Badan Perdagangan atau Board of Trade.

Gencatan senjata dalam perang tarif antara AS dan Cina dijadwalkan berakhir pada 10 November.

Kantor berita pemerintah Cina, Xinhua, melaporkan kedua pihak melakukan pertukaran pandangan yang terbuka, mendalam, dan konstruktif mengenai sejumlah isu utama ekonomi dan perdagangan. AI juga menjadi salah satu topik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Sementara itu, Bessent melalui unggahan di X pada Minggu (20/9) mengatakan pembicaraan tersebut membantu meletakkan dasar bagi Trump untuk memperjuangkan kepentingan ekonomi AS dan memberikan hasil bagi masyarakat Amerika.

Persaingan AI AS dan Cina

Pembahasan mengenai AI berlangsung ketika AS dan Cina tengah bersaing untuk menjadi pemimpin dalam pengembangan AI dan teknologi.

Dalam beberapa hari terakhir, muncul seruan agar pengembangan AI dilakukan lebih hati-hati karena meningkatnya kekhawatiran mengenai risiko teknologi tersebut. 

Sejumlah tokoh industri AI juga mendorong pengembang untuk mempertimbangkan potensi dampak negatif dari perkembangan teknologi yang semakin pesat.

Trump, bagaimanapun, cenderung menepis kekhawatiran tersebut. Ia menilai kebijakan AI yang ada sudah memadai dan AS perlu mempertahankan keunggulannya atas Cina dalam teknologi tersebut.

Awal bulan ini, Trump mengatakan bahwa pihak yang memenangkan persaingan AI akan menjadi pihak yang menang dalam persaingan teknologi secara lebih luas.

Kerja sama AI juga sebelumnya menjadi salah satu isu yang dibahas Trump dan Xi ketika Xi menjamu Trump di Beijing pada Mei lalu.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepakatan perdagangan, termasuk rencana Cina membeli pesawat Boeing dan produk pertanian AS sebagai bagian dari kesepakatan penurunan tarif.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...