Indonesia - Tencent Teken Kesepakatan Pengembangan Industri Media dan Gim Lokal

Leoni Susanto
22 Oktober 2026, 13:57
Tencent, Indonesia, gim, media
Katadata/Leoni Alvionita Susanto
Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) meneken Nota Kesepahaman (Mou) bersama Tencent untuk pengembangan industri media dan gim lokal.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) meneken Nota Kesepahaman (Mou) bersama Tencent untuk pengembangan industri media dan gim lokal. Kerja sama ini disepakati kedua belah pihak pada acara World Conference on Creativity Economy (WCCE) 2026, Kamis (22/10).

Indonesia dan Tencent menyepakati tiga bidang utama terkait dengan industri kreatif dalam negeri, mulai dari kekayaan intelektual (IP) lokal, pengembangan kapasitas talenta dalam negeri, sampai penguatan teknologi. 

Di bidang pengembangan konten dan IP lokal, Tencent membuka peluang untuk mendorong komersialisasi IP gim, media, dan produk kreatif lain ke pasar global. Khususnya, untuk konten-konten Indonesia yang mengangkat soal kebudayaan dan warisan tanah air.

“Kita punya banyak developers dan writers yang bisa diselaraskan dengan demand Tencent untuk konten. Jadi banyak IP partnership yang bisa kita lakukan dalam jangka panjang,” kata Direktur Gim Kemenekraf Luat Sihombing dalam salah satu panel diskusi WCCE, Kamis (22/10).

Indonesia juga mengajak Tencent untuk mendukung sumber daya manusia Indonesia di bidang industri media dan gim. Mulai dari penguatan pelatihan untuk para talenta gim dan e-sports, lokakarya pembuatan gim dan konten untuk kreator, sampai kemitraan bisnis lainnya untuk pemasaran ke audiens global.

Kerja Sama soal AI

Raksasa teknologi Tiongkok ini juga berkomitmen mendukung pengembangan teknologi untuk industri media dan gim Indonesia. Mulai dari penguatan teknologi komputasi awan (cloud), keamanan siber, sampai kecerdasan buatan (AI).

“Yang terakhir adalah soal AI. Kami ingin bisa mendukung pekerja kreatif lokal dengan teknologi kami, agar bisa bersaing di kancah global dengan biaya produksi yang lebih rendah,” kata Director of Global Public Affairs (APAC) Tencent, Monrawee Ampolpittayanant, dalam acara yang sama.

Untuk diketahui, Tencent merupakan perusahaan multinasional Tiongkok yang memiliki bidang bisnis mulai dari teknologi, media sosial, sampai industri hiburan. Tencent memiliki produk-produk digital mulai dari aplikasi pesan sampai layanan streaming, seperti WeChat dan WeTV. 

Perusahaan ini juga berinvestasi pada sejumlah studio gim terbesar dunia mulai dari Riot Games yang adalah pengembang gim League of Legends dan Valorant, sampai Supercell yang adalah pengembang gim Clash of Clans.

Kerja sama di industri media dan gim ini menyusul kerja sama bidang pembangunan pusat data yang sebelumnya sudah dilakukan Tencent dengan Indonesia. Unit bisnis Tencent yaitu Tencent Cloud terlebih dahulu telah berinvestasi dalam membangun pusat data Internet Data Center (IDC) di Indonesia pada 2021. Hingga tahun lalu, Tencent Cloud telah berinvestasi untuk pusat data ketiganya di Indonesia senilai US$500 juta atau sekitar Rp8,1 triliun.

add katadata as preferred source
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Leoni Susanto

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...