Sosialisasi Bahaya Covid-19, Peti Mati Diarak Keliling Jalan Show
Adi Maulana Ibrahim|Katadata
Image title
Oleh Adi Maulana Ibrahim
29 Agustus 2020, 20:51

Foto: Sosialisasi Bahaya Covid-19, Peti Mati Diarak Keliling Jalan

Sejumlah unsur gabungan menggunakan benda berbentuk peti mati untuk mengingatkan bahaya penularan Covid-19 di perempatan Jalan Raya Fatmawati, Cilandak, Jakarta. Sosialisasi penggunaan peti mati dilakukan bersama unsur Kecamatan Cilandak, TNI, Dinas Perhubungan Cilandak, Polri, Puskesmas Cilandak, Satpol PP, petugas PPSU Cilandak, dan Dinas Sosial Jakarta Selatan. Sosialisasi dilakukan di empat titik zebra cross di perempatan Jalan Raya Fatmawati.

Peti mati berwarna coklat itu dipanggul oleh unsur petugas PPSU Cilandak. Petugas PPSU menggunakan kostum seperti tenaga medis yang dilengkapi baju hazmat, masker, dan sarung tangan medis. Sosialisasi lainnya menggunakan materi-materi berkait 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Camat Cilandak Mundari mengatakan, penggunaan peti mati digunakan untuk mengingatkan bahaya penularan Covid-19 di tengah masyarakat.

"Ini sebagai salah satu tanda agar masyarakat tetap waspada serta mengikuti protokol kesehatan dalam kesehariannya dengan konsisten melaksanakan 3M, yaitu  memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak," kata Camat Cilandak, Mundari.

Mundari menyebutkan, peti mati nantinya akan digunakan sebagai alat sosialisasi bahaya Covid-19.

"Mungkin kita boleh bosen mendengar, melihat sosialisasi 3M. Tapi ingat, berujung kematian bila kita mensepelekan dan masa bodoh hal tersebut," lanjutnya. Sosialisasi bahaya Covid-19 dilakukan 09.00 WIB dan selesai pukul 10.00 WIB.  Jumlah pasien positif Covid-19 di Jakarta bertambah 820 orang per Jumat (28/8/2020). Sehingga jumlah akumulatif pasien positif Covid-19 di DKI Jakarta hingga hari ini adalah 36.462 orang.

 

Editor: Donang Wahyu