Bahaya Kosumsi Ikan yang Ditangkap dengan Bom, Bisa Sebabkan Kanker

Tia Dwitiani Komalasari
2 April 2024, 09:20
Ikan yang ditangkap dengan bom ikan.
KKP
Ikan yang ditangkap dengan bom ikan.
Button AI Summarize

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengingatkan bahaya ikan hasil destructive fishing (penangkapan ikan yang merusak) dengan menggunakan bom ikan. Selain kondisinya mengenaskan, ikan tangkapan destructive fishing juga mengandung residu bahan berbahaya.

Residu bahan berbahaya tersebut seperti Ammonium nitrat (NH4NO3), Potassium nitrat (KNO3), Potassium sianida (KCN) dan senyawa lainnya yang berpotensi berbahaya bagi kesehatan manusia jika dikonsumsi.

"Hasil ikan destructive fishing dapat mengkontaminasi manusia yang mengkonsumsinya, menyebabkan keracunan akut, gangguan sistem saraf, kerusakan organ dan pencetus kanker," kata Plt Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP), Ishartini, dikutip Selasa (2/4).

Ishartini mengatakan, pihaknya telah melakukan uji ikan ekor kuning dan ikan sulir yang diajukan Ditpolairud Polda Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai barang bukti kasus penangkapan ikan menggunakan bahan peledak (bom ikan).

Berdasarkan hasil uji tersebut, ditemukan pendarahan akibat pecahnya pembuluh darah. Kemudian tulang punggung dan rusuknya patah, gelembung renangnya pecah, usus dan organ dalamnya hancur, serta terdapat genangan darah di rongga perut.

"Bisa kita bayangkan bagaimana merusaknya bom ikan bagi ikan itu sendiri. Lalu apakah kita mau mengonsumsi ikan yang ditangkap dengan cara seperti ini?" ujar Ishartini.

Halaman:
Berita Katadata.co.id di WhatsApp Anda

Dapatkan akses cepat ke berita terkini dan data berharga dari WhatsApp Channel Katadata.co.id

Ikuti kami

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...