Purbaya mengatakan, LPDP akan didorong membiayai riset yang berfokus pada pemulihan ekosistem laut, agar kawasan terdampak dapat kembali menjadi sumber penghidupan masyarakat.
Diplomasi iklim Indonesia yang akan difokuskan dalam COP31 di antaranya soal energi bersih, elektrifikasi, waste management, ketahanan pangan, serta ocean and blue economy.
Riset ICCT menyebutkan emisi transportasi darat juga menyebabkan 19.800 kasus asma baru pada anak pada 2024 atau setara satu kasus baru setiap 26 menit.
PLTS akan dikembangkan pada delapan fasilitas Lautan Luas di Jabodetabek dan Jawa Timur, termasuk kantor pusat, dengan target pasokan 1,7 juta kilowatt-hour listrik bersih setiap tahun.
Danantara menyatakan subsidi BBM senilai puluhan hingga ratusan triliun bisa dialihkan untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik, seperti industri baterai.
Rohini Behl, Chief Sustainability Officer L'Oréal SAPMENA, menyatakan keberlanjutan tidak boleh dipandang sebagai beban biaya yang menggerus keuntungan perusahaan.
Hingga 2025, Indonesia mencatat penyusutan bersih (net loss) kawasan mangrove sekitar 2.043 km² atau 204,3 ribu hektare dibandingkan kondisi pada 1985.
Sejauh ini, sebanyak 10 perusahaan/konsorsium telah ditetapkan sebagai pemenang proyek pengolahan sampah menjadi listrik alias PSEL di 11 lokasi berbeda.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat menilai Indonesia tengah memasuki fase ‘pembangunan kedua’ yaitu perekonomian yang memanfaatkan sumber daya alam tapi tanpa merusak lingkungan.