Kualitas Udara Bandung dan Kabupaten Tangerang Jadi yang Terburuk Pagi Ini

Image title
23 Mei 2025, 10:07
kualitas udara, polusi udara
Muhammad Zaenuddin|Katadata
Pengendara melintas di jalan Pipa Kampung, Muara, Teluknaga, Tangerang, Senin (31/7).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bandung, Jawa Barat dan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten menjadi kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia pada Jumat (23/5) pagi. Berdasarkan data yang dihimpun situs pemantau kualitas udara IQAir pada pukul 09.39 WIB, Bandung menempati urutan teratas dengan indeks AQI poin sebesar 134.

Sementara itu, Teluknaga berada pada posisi kedua dengan indeks AQI poin sebesar 109. Berdasarkan indeks AQI, kedua kota tersebut berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif. Berikut lima kota dengan kualitas udara terburuk di Indonesia, pada Jumat (23/5):  

  1. Bandung, Jawa Barat dengan AQI poin 134 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif.
  2. Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Banten dengan AQI poin 109 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif.
  3. Depok, Jawa Barat dengan AQI poin 102 atau berada pada kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif.
  4. Jakarta dengan AQI poin 94 atau berada pada kategori sedang.
  5. Ciputat, Tangerang Selatan, Banten dengan AQI poin 87 atau berada pada kategori sedang.

Kota Pekanbaru, Riau mencatatkan kualitas udara terbaik di Indonesia pada pagi ini  dengan indeks AQI poin sebesar 40 atau berada pada kategori baik. 

Kota Sydney di Australia menjadi kota dengan kualitas udara terbaik di dunia pagi ini dengan indeks AQI poin sebesar 7. Adapun kota dengan kualitas udara terburuk di dunia ditempati oleh Dhaka di Bangladesh, dengan AQI poin sebesar 161 atau masuk ke dalam kategori tidak sehat.

Indeks AQI menunjukkan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5  sebesar 0-50.  Kategori sedang berada memiliki konsentrasi PM2,5 sebesar 51-100, sedangkan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang 101-150.

Berikutnya, kualitas udara masuk kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200. Adapun kategori sangat tidak sehat memiliki konsentrasi PM 2,5 sebesar 200-299, dan kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500. 

Kategori sangat tidak sehat memiliki konsentrasi PM2,5 sebesar 200-299 atau kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.  

Kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500 atau secara umum kualitas udaranya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Djati Waluyo

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...