Lima Daerah Indonesia Raih Penghargaan Lingkungan di Tingkat ASEAN

Ajeng Dwita Ayuningtyas
10 September 2025, 11:20
Indonesia, lingkungan, ASEAN
Dok. KLH
Lima kabupaten/kota dari Indonesia meraih penghargaan di ajang The 6th ASEAN Environmentally Sustainable Cities Award dan The 5th Certificate Recognition, di Malaysia, pada Selasa (9/9).
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Lima kabupaten/kota dari Indonesia meraih penghargaan di ajang The 6th ASEAN Environmentally Sustainable Cities Award dan The 5th Certificate Recognition, di Malaysia, pada Selasa (9/9). Kelima daerah tersebut adalah Kabupaten Banyumas, Kota Malang, Kota Bandung, Kota Padang, dan Kabupaten Ciamis. 

Penghargaan ini diberikan kepada kabupaten/kota di ASEAN yang dinilai mampu mewujudkan tata kelola lingkungan berkelanjutan. Indikator utama yang diterapkan adalah udara bersih, air bersih, dan lahan bersih. Ada pula indikator baru, yaitu keanekaragaman hayati perkotaan, ruang terbuka hijau, dan penerapan ekonomi sirkular.

“Indonesia berharap semakin banyak kota di ASEAN yang dapat memenuhi kriteria penilaian dari penghargaan ini,” kata Deputi Pengendalian Perubahan Iklim dan Tata Kelola Nilai Ekonomi Karbon Kementerian Lingkungan Hidup, Ary Soedijanto, selaku ketua delegasi Indonesia.

Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat di Kabupaten Banyumas

Salah satu kota di Jawa Tengah, Kabupaten Banyumas, mendapat penghargaan dari keberhasilannya mengelola sampah berbasis masyarakat. Kabupaten Banyumas memiliki 67 bank sampah aktif, menerapkan prinsip reuse-reduce-recycle (3R), hingga memproduksi refuse derived fuel

Sebanyak 77% timbulan sampah dikelola dengan baik di daerah ini. Selain tempat pengolahan sampah 3R, budidaya maggot, pengomposan, dan pengadaan ramah lingkungan menjadikan Banyumas sebagai “model” di kawasan regional.

Udara Bersih di Kota Malang

Kota Malang mendapat sertifikat pengakuan untuk kota besar dengan kualitas udara bersih. Indeks Kualitas Udara kota ini mencapai 88,36 yang tergolong berdampak positif bagi kesehatan, produktivitas ekonomi, dan kualitas pendidikan.

Beberapa program yang rutin dijalankan adalah uji emisi kendaraan, penghijauan dengan menanam 518 pohon, dan menurunkan konsentrasi polutan hingga memenuhi standard internasional.

Kualitas Air Bersih Kota Bandung

Kota Bandung mendapat sertifikat pengakuan untuk kota besar dengan kualitas air bersih. Sebanyak 91,68% rumah tangga di Kota Bandung memiliki akses air minum layak.

Kemudian, sebanyak 82,55% rumah tangga dan industri terhubung ke sistem pembuangan limbah nasional. Ada pula proyek reklamasi mata air menjadi ruang publik. Dampak positifnya, kasus diare turun signifikan. 

Kota Padang Terapkan Ekonomi Sirkular

Kota Padang memperoleh sertifikat pengakuan untuk kota besar dengan penerapan ekonomi sirkular. Kota Padang memasarkan produk daur ulang melalui program bank sampah, budidaya maggot, dan pengadaan barang/jasa ramah lingkungan.

Kota ini juga memiliki tempat pengelolaan sampah terpadu (TPST) berkapasitas 200 ton per hari. Lokasinya di tempat pemrosesan akhir (TPA) Aie Dingin. Bahan bakar co-firing untuk industri semen  juga dihasilkan di TPST ini. Ada pula TPST tambahan berbasis kompos, biokonversi, dan pirolisis.

Kabupaten Ciamis, Kota Kecil dengan Lahan Bersih

Kabupaten Ciamis mendapat sertifikat pengakuan untuk kota kecil dengan lahan bersih. Salah satu kota di Jawa Barat ini menurunkan sampah ke TPA dari 45 truk per hari pada 2019, menjadi 9 truk per hari pada 2024.

Ada 298 TPS3R dan bank sampah, termasuk bank sampah berbasis masyarakat. Program “Sedekah Sampah”, pelarangan plastik kurban, dan insentif sepeda motor bagi penabung sampah terbaik mampu mendorong partisipasi warga.

 Kabupaten Ciamis juga mengembangkan proyek pemanfaatan gas metana menjadi energi, di TPA Banjaranyar dan Ciminyak.

Ary menuturkan, program Adipura di Indonesia akan diselaraskan dengan kriteria ASEAN Environmentally Sustainable Cities. Ia berharap, lebih banyak kota di Indonesia yang nantinya mampu bersaing dan diakui di tingkat internasional.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...