Kualitas Udara Indonesia Cukup Baik Pagi Ini, Surabaya dan Tangsel Masih Buruk
Kualitas udara sejumlah wilayah di Indonesia terpantau cukup baik pagi ini, Jumat (3/10). Berdasarkan pantauan di situs IQAir pukul 07.12 WIB, Surabaya dengan kualitas udara paling rendah berada di kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif.
Tangerang Selatan juga memiliki kualitas udara serupa. Tetapi, kualitas udara wilayah lainnya berstatus lebih baik. Berikut informasi singkatnya:
- Surabaya, dengan poin AQI 106 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Tangerang Selatan, dengan poin AQI 103 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Serpong, dengan poin AQI 99 atau dalam kategori sedang
- Jakarta, dengan poin AQI 89 atau dalam kategori sedang
- Badung, dengan poin AQI 84 atau dalam kategori sedang
Kualitas udara paling baik, terpantau berada di Kota Jambi. Dengan poin AQI 53, kota ini juga memiliki kualitas udara tergolong sedang.
Di lingkup global, daftar kota besar dengan kualitas udara terbaik dipimpin oleh Accra, di Ghana. Dengan poin AQI 3, kualitas udara kota ini tergolong baik. Kemudian, disusul Melbourne (Australia) dan Auckland (Selandia Baru), dengan poin AQI 9 dan 11.
Sementara, daftar kota besar dengan kualitas udara paling rendah kembali dipimpin Lahore, Pakistan. Pagi ini, tidak ada kota besar di Indonesia yang masuk dalam peringkat 5 teratas:
- Lahore, Pakistan, dengan poin AQI 174 atau dalam kategori tidak sehat
- Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 158 atau dalam kategori tidak sehat
- Manila, Filipina, dengan poin AQI 136 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Kabul, Afghanistan, dengan poin AQI 124 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
- Delhi, India, dengan poin AQI 115 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 sebesar 0-50. Kategori sedang dengan rentang PM2,5 sebesar 51-100 dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-150.
Berikutnya, kategori tidak sehat memiliki rentang PM 2,5 di angka 151-200 dan kategori sangat tidak sehat sebesar 200-299. Dengan status sangat tidak sehat, kualitas udara dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.
Kualitas udara masuk kategori berbahaya dengan rentang PM 2,5 sebesar 300-500. Secara umum, kualitas udara pada rentang tersebut dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.
