Penjelasan Kemenhut soal Kades Meninggal saat Giring Gajah Liar di Way Kambas

Image title
2 Januari 2026, 09:24
gajah liar di way kambas,
Kemenhut
Ilustrasi gajah
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Kementerian Kehutanan atau Kemenhut menyampaikan kronologi upaya penggiringan gajah liat di Taman Nasional Way Kambas (TNWK). Dalam proses ini, Kepala Desa atau Kades Braja Asri, Darusman meninggal dunia.

Balai Taman Nasional Way Kambas bersama mitra dan masyarakat telah melakukan upaya penanggulangan konflik gajah liar yang terjadi di Desa Braja Asri, desa penyangga kawasan TN Way Kambas, pada 30 – 31 Desember 2025.

Kejadian bermula pada Selasa (30/12) malam, saat tim penanggulangan konflik gajah TNWK bersama mitra KHS ERU dan masyarakat melakukan penjagaan di sejumlah titik rawan berdasarkan pemantauan GPS Collar yang dilakukan secara berkala setiap empat jam. 

Kondisi cuaca ekstrem berupa hujan deras menghambat mobilitas tim di lapangan, sehingga beberapa gajah liar keluar kawasan dan terjebak di kebun karet masyarakat di Desa Braja Asri hingga Rabu (31/12) pagi.

Pada Rabu (31/12) sekitar pukul 06.30 WIB, tim tambahan blokade gajah TNWK segera diturunkan setelah menerima laporan dari Babinsa Desa Braja Asri terkait keberadaan gajah liar di sekitar jembatan Putul. 

Tim tiba di lokasi pukul 07.15 WIB dan langsung berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam, TNI-Polri, pemerintah desa, BPBD, Pol PP, mitra TNWK, serta masyarakat setempat.

“Melalui musyawarah bersama, disepakati langkah penggiringan gajah liar dari kebun karet masyarakat kembali ke dalam kawasan hutan TN Way Kambas. Namun, dalam proses penggiringan tersebut terjadi miskomunikasi antar-tim blokade di lapangan, yang menyebabkan gajah berbalik arah dan menunjukkan perilaku agresif,” tulis Kemenhut dalam pernyataan resmi, Jumat (2/1).

Pada Rabu (31/12) sekitar pukul 11.10 WIB, dalam situasi tersebut, terjadi insiden yang mengakibatkan Kades Braja Asri, Darusman, menjadi korban dan meninggal dunia. Tim segera melakukan evakuasi dan membawa korban ke fasilitas kesehatan. 

Upaya pengamanan dan penggiringan tetap dilanjutkan, hingga pada pukul 12.00 WIB gajah liar berhasil diarahkan kembali masuk ke dalam kawasan TN Way Kambas melalui area Merang, Desa Braja Asri.

Atas kejadian ini, keluarga besar Balai Taman Nasional Way Kambas mewakili Kementerian Kehutanan, Ditjen KSDAE menyampaikan duka cita yang mendalam atas wafatnya almarhum Bapak Darusman. 

“Almarhum dikenal sebagai sosok pemimpin desa yang aktif dan peduli dalam upaya penanggulangan konflik satwa liar di wilayahnya,” tulisnya.

Balai TN Way Kambas menegaskan komitmen untuk terus memperkuat koordinasi lintas-pihak, meningkatkan prosedur keselamatan, serta memperbaiki mekanisme komunikasi lapangan, khususnya dalam kondisi hujan deras, agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

“Upaya penanggulangan konflik manusia dan gajah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi kuat antara pemerintah, aparat, mitra konservasi, dan masyarakat demi keselamatan manusia serta kelestarian gajah Sumatra,” ujar dia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Nuzulia Nur Rahmah

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...