Kualitas Udara Palangkaraya, Bogor, dan Bekasi Terbaik di Indonesia Pagi Ini

Ajeng Dwita Ayuningtyas
14 Januari 2026, 07:48
Anak-anak berolahraga saat hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (12/10/2025). Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan pemetaan titik-titik strategis untuk pelaksanaan Car Free Day atau HBKB di lima wilayah administr
ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/agr
Anak-anak berolahraga saat hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu (12/10/2025). Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan pemetaan titik-titik strategis untuk pelaksanaan Car Free Day atau HBKB di lima wilayah administrasi yang didasarkan pada data kualitas udara sebagai upaya pengendalian polusi udara di ibu kota.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bogor dan Bekasi bergabung dengan Palangkaraya masuk dalam daftar wilayah dengan kualitas udara terbaik di Indonesia pagi ini, Rabu (14/1). Dari pantauan situs IQAir pukul 07.06 WIB, kualitas udara wilayah-wilayah tersebut tergolong baik, dengan poin AQI tak lebih dari 50.

Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan.

"Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir, dikutip pada Rabu (14/1). 

Berikut daftar kota dengan kualitas udara terbaik pada Rabu (14/1) pagi:

  1. Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dengan poin AQI 33 atau dalam kategori baik
  2. Bogor, Jawa Barat, dengan poin AQI 34 atau dalam kategori baik
  3. Bekasi, Jawa Barat, dengan poin AQI 44 atau dalam kategori baik
  4. Bandung, Jawa Barat, dengan poin AQI 53 atau dalam kategori sedang
  5. Serpong, Banten, dengan poin AQI 54 atau dalam kategori sedang

Di sisi lain, kualitas udara Kota Jambi tercatat paling buruk di Indonesia pagi ini. Dengan poin AQI 147, kualitas udara Jambi tergolong tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Kualitas udara tersebut masih relatif aman untuk kelompok masyarakat umum. Namun, kualitas tersebut rentan bagi anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru.

"Kelompok sensitif memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih besar dan harus sangat berhati-hati. Mereka harus menghindari semua aktivitas di luar ruangan," mengutip pernyataan IQAir.

Sedangkan di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terburuk bahkan mencapai kategori berbahaya dengan poin AQI tembus 1.000. Tepatnya berada di Baghdad, Irak. Berikut daftarmya:

  1. Baghdad, Irak, dengan poin AQI 1.057 atau dalam kategori berbahaya
  2. Kuwait City, Kuwait, dengan poin AQI 418 atau dalam kategori berbahaya
  3. Delhi, India, dengan poin AQI 350 atau dalam kategori berbahaya
  4. Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 268 atau dalam kategori sangat tidak sehat
  5. Chengdu, Cina, dengan poin AQI 221 atau dalam kategori sangat tidak sehat

Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, Kota Kabul di Afghanistan, Brussels di Belgia, dan Amsterdam di Belanda justru memiliki kualitas udara paling sehat di dunia, dengan poin AQI 0. Berikutnya disusul Vancouver di Kanada dengan poin AQI 9.

Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Kategori baik memiliki rentang PM 2,5 0-50, kategori sedang memiliki rentang PM2,5 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang PM 2,5 101-15o.

Sedangkan kategori tidak sehat dengan rentang PM 2,5 di angka 151-200 dan kategori sangat tidak sehat 200-299. Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar.

Kategori berbahaya pada rentang PM 2,5 300-500 . Kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...