DLH Jakarta: Pengolahan Sampah RDF Bisa Kurangi Cemaran Mikroplastik
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto, menyebut pengolahan sampah menjadi refuse derived fuel (RDF) sebagai salah satu solusi untuk menangani kontaminasi mikroplastik di udara Jakarta.
“RDF ini secara langsung akan mengurangi dampak terhadap pengelolaan sampah yang kurang baik, yang salah satunya menimbulkan bahaya mikroplastik,” kata Asep, saat ditemui di Komplek Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (24/10).
RDF adalah bahan bakar yang dihasilkan dari pengolahan limbah padat, termasuk kertas, plastik, kayu, dan tekstil. Asep mengatakan, hasil pengolahan sampah untuk RDF telah menjadi bahan bakar yang cukup baik bagi industri.
Sebelumnya, sejumlah warga mengeluhkan cemaran udara dan bau menyengat di sekitar pengolahan sampah RDF di Rorotan, Jakarta Utara. Perihal ini, DLH Jakarta memastikan sudah menyesuaikannya dengan baku mutu yang ada.
Saat ini, RDF tersebut masih menjalani proses uji coba. Asep mengatakan peresmian proyek ini dijadwalkan November mendatang.
Timbul dari Pengolahan Sampah Tak Tepat
Peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Muhammad Reza Cordova menjelaskan, dari penelitian yang dilakukan di sejumlah daerah di Indonesia, temuan mikroplastik berbanding lurus dengan keberadaan tempat pemrosesan akhir (TPA) terbuka atau open dumping.
“Semakin dia terbuka (TPA), semakin tinggi pula mikroplastik yang dihasilkan,” kata Reza.
Ketika musim kemarau, TPA terbuka ini terpapar sinar matahari dan sinar UV secara langsung, kondisi ini rentan menimbulkan mikroplastik lebih banyak.
Tak hanya menyebar melalui udara, mikroplastik ini juga ditemukan di air lindi TPA yang mengalir ke badan-badan air sekitarnya. Bahkan, cemarannya bisa 3-9 kali lipat lebih besar.
Saat ini, Kementerian Lingkungan Hidup telah menyatakan larangan penggunaan TPA open dumping di seluruh Indonesia. Meskipun begitu, belum semua daerah mampu beralih ke TPA controlled landfill maupun sanitary landfill.
Untuk membantu mengatasi masalah sampah, Asep menjelaskan perlu ada perubahan perilaku masyarakat. Salah satunya melalui budaya pilah sampah dari rumah.
