Dasar Laut Naik Dua Meter Akibat Gempa Filipina, Biota Laut Terancam

Ajeng Dwita Ayuningtyas
15 Juni 2026, 10:19
gempa
Presidential Presidential Communications Office of Phillipine
Gempa di Filipina
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Gempa bumi bermagnitudo 7,8 yang melanda Pulau Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6) lalu, membuat dasar laut terangkat hingga dua meter. Termbu karang bahkan terlihat ke permukaan dan mengancam kehidupan laut. 

Fenomena geologi yang dikenal dengan pengangkatan pesisir atau coastal uplift ini pertama kali dilaporkan warga dua hari setelah gempa. Departemen Lingkungan Hidup Filipina mengungkap, pengangkatan dasar laut turut berimbas pada perpanjangan garis pantai hingga 200 meter di sejumlah lokasi. 

“Pergeseran Palung Cotabato mendorong sebagian garis pantai Provinsi Sarangani dan Davao Occidental ke atas, sehingga dasar laut yang semula terendam menjadi terlihat,” kata Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina, dikutip dari The Guardian, Senin (15/6). 

Palung tersebut hanya berjarak sekitar 50 kilometer atau 31 mil dari pantai selatan Mindanao. Ini merupakan lokasi yang sering mengalami aktivitas seismik. Tim dari Departemen Lingkungan Hidup yang turun ke lokasi menemukan bentangan panjang garis pantai, terumbu karang, dan padang lamun telah terbuka. 

Kepada Agence France-Presse, seorang pejabat mengatakan bahwa mereka belum dapat memastikan berapa luas area yang terdampak. Namun, foto yang dirilis oleh kantor regional departemen tersebut memperlihatkan hamparan terumbu karang yang luas dengan ikan mati serta biota air lainnya yang ikut tergeletak di atas terumbu karang.

“Terumbu karang dan padang lamun yang terpapar ini mulai mati bersamaan dengan organisme yang menghuninya, seperti ikan karang, belut, kerang, dan cangkang,” demikian pernyataan kantor regional tersebut.

Di sisi lain, para warga juga mengkhawatirkan adanya kemungkinan keracunan asap dari pembusukan biota laut tersebut. 

Sementara itu, berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Filipina, masih ada sekitar 40 orang yang hilang akibat gempa bumi ini. Adapun korban meninggal dunia telah mencapai 61 orang. 

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...