Kualitas Udara Bogor dan Palangkaraya Terbaik di RI Pagi Ini, Kategori Baik

Ajeng Dwita Ayuningtyas
5 Mei 2026, 07:36
kualitas udara, bogor
ANTARA FOTO/Arif Firmansyah/rwa.
Wisatawan berfoto dengan latar Istana Kepresidenan Bogor.
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Bogor dan Palangkaraya tercatat memiliki kualitas udara tergolong sehat pagi ini, Selasa (5/5). Dari pantauan situs IQAir pukul 07.10 WIB, kualitas udara wilayah-wilayah ini mencatatkan poin AQI kurang dari 50.

Kualitas udara yang tergolong baik dinilai menjadi waktu yang tepat untuk beraktivitas di luar ruangan.

"Ini adalah waktu yang ideal untuk melakukan aktivitas di luar ruangan dengan sedikit atau tanpa risiko yang ditimbulkan oleh udara yang dihirup," demikian pernyataan IQAir, dikutip pada Selasa, (5/5).

Berikut daftar kota di Indonesia dengan kualitas udara terbaik pagi ini:

  1. Bogor, Jawa Barat, dengan poin AQI 39 atau dalam kategori baik
  2. Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dengan poin AQI 43 atau dalam kategori baik
  3. Medan, Sumatera Utara, dengan poin AQI 58 atau dalam kategori sedang
  4. Pontianak, Kalimantan Barat, dengan poin AQI 60 atau dalam kategori sedang
  5. Pekanbaru, Riau, dengan poin AQI 63 atau dalam kategori sedang

Di sisi lain, kualitas udara di Bandung, Jawa Barat, tercatat paling buruk di Indonesia pagi ini. Dengan poin AQI 134, kualitas udara Bandung tergolong tidak sehat bagi kelompok sensitif.

Kondisi itu dapat memunculkan risiko iritasi mata, kulit, dan tenggorokan, serta masalah pernapasan, khususnya untuk anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita penyakit jantung dan paru.

"Kelompok sensitif memiliki risiko kesehatan yang jauh lebih besar dan harus sangat berhati-hati," demikian penjelasan dalam laman resmi IQAir.

Di lingkup global, kota besar dengan kualitas udara terburuk mencapai level tidak sehat dengan poin AQI 182. Tepatnya berada di Kinshasa, Republik Demokratik Kongo. Berikut daftarnya:

  1. Kinshasa, Republik Demokratik Kongo, dengan poin AQI 182 atau dalam kategori tidak sehat
  2. Chengdu, Cina, dengan poin AQI 137 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
  3. Mexico City, Meksiko, dengan poin AQI 123 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
  4. Karachi, Pakistan, dengan poin AQI 122 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif
  5. Dhaka, Bangladesh, dengan poin AQI 119 atau dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif

Berbanding terbalik dengan kondisi tersebut, Kota Canberra dan Melbourne di Australia justru memiliki kualitas udara terbaik di dunia pagi ini, dengan poin AQI 8. Kemudian disusul San Fransisco di Amerika Serikat dengan poin AQI 11.

Indeks AQI merupakan konsentrasi polutan udara yang menunjukkan kategori kualitas udara. Rumus indeks mempertimbangkan enam polutan utama, yaitu PM2.5, PM10, karbon monoksida, sulfur dioksida, nitrogen dioksida, dan ozon permukaan tanah.  

Angka AQI keseluruhan pada waktu tertentu ditentukan oleh polutan paling berisiko dengan angka AQI paling tinggi. Indeks AQI berkisar dari 0 sampai 500 dengan pembagian enam kategori.  

Kategori baik memiliki rentang skor AQI 0-50, kategori sedang memiliki rentang skor 51-100, dan kategori tidak sehat untuk kelompok sensitif berada pada rentang skor 101-150.  

Adapun kategori tidak sehat dengan rentang skor AQI di angka 151-200, kategori sangat tidak sehat 200-299, dan kategori berbahaya pada rentang 300-500.

Kualitas udara dalam kategori sangat tidak sehat dapat merugikan kesehatan pada sejumlah segmen populasi yang terpapar. Sementara itu, kualitas udara kategori berbahaya dapat merugikan kesehatan yang serius pada populasi manusia.

add katadata as preferred source
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas
Editor: Agustiyanti

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...