Apa itu Bloomberg New Economy? Jokowi Jadi Anggota Dewan Penasihat

Anggi Mardiana
23 September 2025, 19:12
Apa itu Bloomberg New Economy?
Katadata
Apa itu Bloomberg New Economy?
Button AI SummarizeMembuat ringkasan dengan AI

Apa itu Bloomberg New Economy? Platform ini direncanakan akan mengadakan pertemuan di Singapura pada 19-21 November 2025, dengan tema "Thriving in an Age of Extremes". Pertemuan tersebut, menghadirkan sesi pleno, diskusi kelompok, serta kesempatan membangun jejaring dan kerja sama lintas sektor global. 

Bloomberg New Economy mengumumkan pada 9 April 2025 di New York, AS bahwa Presiden ke-7 RI, Joko Widodo resmi bergabung sebagai anggota Dewan Penasihat Global Bloomberg New Economy, dewan internasional yang dibentuk untuk menghadapi tantangan ekonomi global. Dewan penasihat ini dipimpin oleh Gina Raimondo, mantan menteri perdagangan AS, dan Mario Draghi, mantan perdana menteri Italia sekaligus mantan presiden Bank Sentral Eropa.

Jokowi disebut sebagai politisi, insinyur, dan pengusaha yang menjabat sebagai presiden RI ke-7 pada 2014-2024 dalam keterangan resmi Bloomberg New Economy. Ia merupakan presiden pertama Indonesia yang tidak berasal dari elite politik maupun militer.

Apa itu Bloomberg New Economy?

Bloomberg New Economy
Bloomberg New Economy (Bloomberg.com)

Berdasarkan informasi dari situs resminya, Bloomberg New Economy adalah sebuah platform internasional yang mengundang para pemimpin pemerintahan dan bisnis dunia untuk berdialog mengenai transformasi ekonomi, terutama di pasar negara berkembang.

Sejak didirikan pada tahun 2018, Bloomberg New Economy dibuat untuk menanggapi perubahan kekuatan ekonomi dari Barat ke Timur dan dari Utara ke Selatan, sekaligus mendorong akses terhadap teknologi, perdagangan, investasi, serta pengurangan kesenjangan pembangunan melalui pendidikan dan inovasi.

Platform ini telah mengumpulkan lebih dari 1.500 pemimpin dalam komunitasnya, termasuk kepala negara dan mantan kepala negara, CEO perusahaan multinasional, menteri senior, investor, inovator, dan aktivis.

Bloomberg New Economy akan mengadakan forum dan industri yang disepakati untuk membahas kekuatan yang mendorong perubahan di sektor keuangan, perdagangan, dan industri, sekaligus menggerakkan modal demi kepentingan publik. Platform ini berperan dalam menangani ancaman geopolitik yang mempengaruhi rantai pasok dan aliran modal, sehingga perusahaan dan negara terdorong untuk menyesuaikan strategi, serta memahami asumsi bisnis dan keuangan yang sudah mapan.

Tugas Dewan Penasihat Bloomberg New Economy 

Menurut Bloomberg, Dewan Penasihat Global dibentuk pada April 2025 dengan tujuan membantu merumuskan solusi terhadap berbagai tantangan kompleks yang tengah dihadapi dunia. Dewan ini terdiri dari anggota yang dipilih karena memiliki pengalaman luas dan reputasi tinggi di bidang bisnis, pemerintahan, serta organisasi multilateral, sehingga mampu memberikan perspektif strategi dan rekomendasi yang efektif.

Selain Jokowi, dewan tersebut juga diisi oleh sejumlah tokoh terkemuka, antara lain Marc Rowan, CEO Apollo Global Management, Gita Gopinath, Wakil Direktur Pelaksana Pertama IMF, Ravi Menon, Duta Aksi Iklim Singapura, serta Noubar Afeyan, pendiri Moderna.

Dapat disimpulkan apa itu Bloomberg New Economy adalah inisiatif internasional yang dirancang untuk menghadapi tantangan ekonomi global melalui kolaborasi para pemimpin dunia dan pemikir strategi. Platform ini tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada inovasi, kemiskinan, dan pembangunan inklusif. Melalui penasihat dan berbagai forum diskusi, Bloomberg Global New menjadi wadah bagi pertukaran ide dan pengambilan keputusan yang berdampak pada perekonomian global. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

mobile apps preview
Editor: Safrezi

Cek juga data ini

Artikel Terkait

Video Pilihan
Loading...